Kebakaran Hutan di Korea Selatan Meluas, Ribuan Warga Dievakuasi
Jakarta, sustainlifetoday.com – Kebakaran hutan yang melanda Korea Selatan semakin parah pada Selasa (25/3). Kebakaran hutan ini memaksa lebih dari tiga ribu warga mengungsi. Api telah membakar lebih dari 14.600 hektare lahan, menyebabkan korban luka-luka, serta menelan empat korban jiwa.
Plt Menteri Dalam Negeri Korea Selatan, Ko Ki Dong, menyatakan bahwa upaya pemadaman terkendala kondisi cuaca yang tidak bersahabat. Angin kencang dan suhu panas mempercepat penyebaran api, sementara petugas pemadam berjuang keras untuk mengendalikan titik-titik kebakaran.
“Kebakaran ini terus meluas, dan kami sedang mengerahkan seluruh sumber daya untuk menanggulanginya,” ujar Ko, dikutip dari Channel News Asia pada Selasa (25/3).
Sejumlah wilayah terdampak parah, termasuk Sancheong, Hadong, Gimhae, Uiseong, dan Distrik Ulju. Di Uiseong, asap tebal menyelimuti langit, sementara pekerja di kuil setempat berusaha menyelamatkan artefak bersejarah dan melindungi patung Buddha dari kemungkinan kerusakan.
Baca Juga:
- Industri Panel Surya Indonesia Tumbuh, Tapi Masih Terkendala Sektor Hulu
- Indonesia Targetkan 100% Listrik dari EBT pada 2060, Ini Kunci Suksesnya
- PLN Lakukan Upaya Antisipasi Cuaca Ekstrem saat Lebaran
Lebih dari 6.700 petugas pemadam kebakaran telah dikerahkan, dengan hampir 40 persen dari mereka ditugaskan di Uiseong yang menjadi salah satu lokasi paling terdampak. Pemerintah Korea Selatan juga telah menetapkan status darurat di empat wilayah untuk mempercepat penanganan bencana ini.
Hingga kini, otoritas setempat terus berupaya mengendalikan api dan mengevakuasi warga ke tempat yang lebih aman, sambil memperingatkan masyarakat akan potensi meluasnya kebakaran akibat kondisi cuaca ekstrem.
