Satwa Liar Kembali Muncul di IKN, Jadi Indikator Pemulihan Ekosistem Smart-Forest City
Jakarta, sustainlifetoday.com – Satwa liar mulai kembali menampakkan diri di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Kehadiran beruang madu, lutung merah, rusa sambar, hingga sejumlah burung endemik dinilai menjadi indikasi bahwa proses pemulihan ekosistem di kawasan tersebut mulai menunjukkan hasil.
Fenomena tersebut sejalan dengan konsep pembangunan IKN sebagai smart-forest city yang tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga mengembalikan fungsi ekologis kawasan hutan.
Komitmen tersebut kembali ditegaskan melalui kegiatan penanaman pohon bertajuk Rooting for Future dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia. Kegiatan yang digelar di kawasan Wanagama IKN, Jumat (5/6), melibatkan Otorita IKN, PT Pamapersada Nusantara, dan Universitas Gadjah Mada (UGM).
Kegiatan penghijauan tersebut dihadiri Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, Rektor UGM Prof. Ova Emilia, serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Kementerian Kehutanan Muhammad Zainal Arifin.
Wanagama IKN merupakan kawasan hutan seluas 621 hektare yang berada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara. Kawasan ini dikembangkan sebagai pusat pendidikan, penelitian, serta restorasi ekosistem hutan hujan tropis yang mendukung visi IKN sebagai kota yang selaras dengan alam.
Basuki mengatakan pembangunan Nusantara dirancang tidak hanya menghadirkan pusat pemerintahan baru, tetapi juga memulihkan kehidupan alam yang sebelumnya mengalami tekanan akibat berbagai aktivitas manusia.
“Hari Lingkungan Hidup tidak hanya kita peringati setahun sekali, tetapi kita jalankan setiap hari. Yang kita lakukan di IKN bukan sekadar menanam pohon, tetapi mengembalikan kehidupan alamnya,” ujar Basuki.
Menurutnya, berbagai upaya rehabilitasi yang dilakukan mulai memperlihatkan hasil melalui kembalinya sejumlah satwa liar ke kawasan IKN.
BACA JUGA
- Viral Pulau Sampah di Pesisir Jakarta Utara, Petugas Gabungan Lakukan Pembersihan
- Kemenhut Umumkan Kelahiran Anak Orangutan Sumatera di Cagar Alam Jantho Aceh Besar
- Hutama Karya Perkuat Implementasi ESG di Operasional dan Proyek Infrastruktur
“Karena itu, kita mulai melihat berbagai satwa seperti beruang madu dan lutung merah kembali terpantau di kawasan IKN. Ini menunjukkan bahwa ekosistem yang kita bangun mulai hidup dan memberikan ruang bagi keanekaragaman hayati untuk berkembang,” sambungnya.
Ia menambahkan, upaya menjaga lingkungan terus didorong menjadi bagian dari budaya hidup masyarakat maupun aparatur sipil negara yang tinggal dan bekerja di Nusantara. Langkah tersebut dinilai penting untuk mendukung terwujudnya IKN sebagai kota cerdas berbasis hutan yang mengedepankan keseimbangan antara pembangunan dan konservasi.
Melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha, dan perguruan tinggi, IKN terus memperkuat transformasinya sebagai kota masa depan yang mengintegrasikan pembangunan modern dengan pelestarian lingkungan. Kehadiran kembali satwa liar di kawasan Nusantara diharapkan menjadi indikator bahwa pembangunan dan pemulihan ekosistem dapat berjalan beriringan.
