Perluas Inklusi Keuangan, BRI Siap Jalankan Arahan Presiden Buka Rekening Bagi Seluruh Masyarakat
Jakarta, sustainlifetoday.com – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperluas kepemilikan rekening perbankan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Inisiatif strategis ini ditujukan untuk mempercepat inklusi dan literasi keuangan nasional sekaligus mengintegrasikan kelompok masyarakat unbanked ke dalam ekosistem keuangan formal.
Arahan tersebut ditegaskan Presiden Prabowo dalam rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin (7/9). Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah memproyeksikan pembukaan rekening massal ini terkoneksi langsung dengan pemadanan data kependudukan Ditjen Dukcapil dan sistem Bank Indonesia, termasuk utilisasi transaksi digital QRIS untuk penyaluran berbagai program bansos maupun stimulus ekonomi masa depan secara transparan dan efisien.
Direktur Utama BRI, Hery Gunardi, menyambut positif kebijakan tersebut dan mengonfirmasi kesiapan perseroan dalam mempersiapkan infrastruktur serta mekanisme implementasinya di lapangan.
“BRI menyambut baik dan siap mendukung arahan Bapak Presiden untuk semakin memperluas kepemilikan rekening masyarakat Indonesia,” kata Hery.
“Bagi kami, ini bukan semata-mata tentang membuka rekening, tetapi bagaimana memastikan semakin banyak masyarakat dapat masuk ke dalam ekosistem keuangan formal serta memperoleh akses terhadap layanan keuangan,” ujar Hery.
Hery menilai perluasan kepemilikan akun perbankan merupakan pijakan awal yang sangat krusial dalam memperkuat efektivitas program perlindungan sosial pemerintah serta mengakselerasi pemberdayaan ekonomi kerakyatan, khususnya di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
BACA JUGA
- Eiger Nature Tekankan Pengelolaan Lingkungan Berbasis Ekowisata
- Hujan Abu Anak Krakatau Ancam Pertanian, Pakar IPB Ingatkan Risiko Gagal Panen
- Optimalisasi Karbon PLTP Gunung Salak, PLN IP Gandeng South Pole Monetisasi Pengurangan Emisi
Hingga triwulan II 2026, BRI mencatatkan basis nasabah individual mencapai 131 juta orang. Kapabilitas penetrasi ini ditopang oleh 7.377 unit jaringan kantor, 637 ribu e-channel, 1,13 juta AgenBRILink yang menjangkau lebih dari 60 ribu desa, serta 49,7 juta pengguna aplikasi digital BRImo.
“Infrastruktur yang kami miliki, mulai dari jaringan kantor, e-channel, BRILink Agen hingga BRImo, akan terus kami optimalkan sehingga layanan perbankan semakin dekat, mudah, dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat,” lanjut Hery.
Guna memastikan kepemilikan rekening memberikan dampak produktif, BRI menekankan pentingnya pendampingan literasi keuangan agar masyarakat terbiasa menggunakan sarana keuangan digital secara bijak.
“BRI memandang arahan Presiden ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat fondasi ekonomi kerakyatan. Ketika masyarakat memiliki akses terhadap rekening dan aktif menggunakannya, kita bukan hanya memperluas inklusi keuangan, tetapi juga membuka akses yang lebih besar terhadap aktivitas ekonomi formal dan berbagai kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Hery.
