Antisipasi Dampak El Nino, Pemerintah Kucurkan Bansos Beras Rp17 Triliun untuk 33 Juta Jiwa
Jakarta, sustainlifetoday.com – Pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp17 triliun untuk menyalurkan bantuan sosial (bansos) pangan beras bagi 33 juta masyarakat yang tergolong dalam kategori desil 1 hingga desil 4. Langkah intervensi ini diambil sebagai strategi mitigasi dalam menghadapi ancaman fenomena iklim El Nino serta menjaga ketahanan pangan nasional hingga akhir tahun 2026.
Total beras yang bakal disalurkan diperkirakan mencapai 900 ribu ton hingga mendekati 1 juta ton. Berbeda dari pola sebelumnya yang didistribusikan berkala sebesar 10 kg per bulan, penyaluran bansos periode Oktober, November, dan Desember 2026 ini akan disatukan (dirapel) menjadi 30 kg sekaligus per penerima manfaat.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengonfirmasi bahwa eksekusi teknis penyaluran bantuan pangan tersebut dimandatkan sepenuhnya kepada Perum Bulog.
“Jumlahnya tetap 30 kg. Anggarannya sekitar Rp17 triliun,” kata Airlangga, Rabu (9/9/2026).
Airlangga menjelaskan bahwa skema penyaluran rapel 30 kg tersebut merupakan usulan resmi dari Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan guna memastikan efisiensi dan efektivitas jangkauan bantuan di lapangan.
“Biasanya kan paketnya 10 kg, tetapi kemarin dari Menko Pangan mengusulkan supaya paketnya dijadikan satu di 30 kg. Nanti tentu teknisnya dari Bulog,” ujar Airlangga.
BACA JUGA
