Pemerintah Relokasi Sementara Warga Terdampak Radiasi Cs-137 di Cikande
JAKARTA, sustainlifetoday.com — Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menyiapkan langkah relokasi sementara bagi warga yang terdampak paparan radiasi radioaktif cesium-137 (Cs-137) di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya mitigasi risiko lingkungan dan kesehatan masyarakat berdasarkan rekomendasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten).
“Memang kita harus lokalisir masyarakat, dilakukan pemindahan dulu sampai dekontaminasinya selesai dilakukan,” ujar Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq dilansir pada Rabu (8/10).
Hanif menjelaskan, proses relokasi tersebut memerlukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk Kementerian Sosial (Kemensos), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Kemenko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), serta aparat TNI dan Polri.
Namun, ia menegaskan bahwa tidak semua rumah di permukiman sekitar kawasan industri akan dikosongkan.
“Hanya beberapa rumah yang diperlukan itu untuk dikosongkan,” ujar Hanif.
Langkah ini, kata Hanif, didasarkan pada hasil pendataan bersama Bapeten dan BRIN.
Baca Juga:
- SRN PPI Diperkuat, Indonesia Siap Percepat Perdagangan Karbon Global
- DPR Desak Pemerintah Percepat Realisasi Teknologi Waste-to-Energy
- Komnas HAM: Ada 114 Aduan Pelanggaran HAM dalam Proyek Strategis Nasional
“Nanti berdasarkan hasil zoning oleh teman-teman Bapeten dan BRIN, hanya beberapa rumah, jadi tidak banyak. Jadi yang kebetulan ada pancaran,” ujarnya.
“Jadi yang penting yang dekat-dekat itu saja yang kita lokalisir,” sambungnya.
Selain itu, Hanif menyebut pemerintah juga akan membatasi pergerakan warga di zona terdampak untuk memastikan keamanan publik.
“Kita akan batasi gerakan orang di wilayah ini,” katanya.
Langkah sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat turut digencarkan. Hanif menyebutkan bahwa tim dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama TNI dan Polri telah ditugaskan untuk memberikan informasi dan edukasi di lapangan.
“Tim KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) telah dilakukan oleh teman-teman Kemenkes dengan TNI-Polri di lokasi masyarakat pada titik-titik,” ujar Hanif.
Hanif menegaskan, relokasi ini bersifat sementara hingga proses dekontaminasi dinyatakan tuntas dan kawasan kembali aman.
“Jadi nanti yang dekat-dekat itu saja yang kita lokalisir,” katanya.
Sementara itu, terkait pemeriksaan kesehatan masyarakat sekitar kawasan industri, Hanif menyampaikan bahwa pemerintah sedang mematangkan langkah tersebut bersama instansi terkait.
“Kami sudah mohon kepada Bapak Menko Pangan (Zulkifli Hasan) selaku koordinator satgas ini untuk dirakortaskan. Jadi rakortas rencananya besok siang untuk memutuskan langkah-langkah itu,” ujarnya.
Hanif juga memastikan bahwa pemeriksaan terus dilakukan di seluruh wilayah Kawasan Industri Modern Cikande. Hasil dari proses ini akan menjadi dasar kebijakan lanjutan pemerintah dalam penanganan dan pemulihan lingkungan dari paparan Cs-137.
