Mikroplastik di Air Hujan Jakarta, Pramono: Sedang Dikaji Dinas Lingkungan Hidup
Jakarta, sustainlifetoday.com — Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan kandungan mikroplastik dalam sampel air hujan yang turun di wilayah Jakarta. Menanggapi temuan tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan akan melakukan kajian lebih mendalam melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, pihaknya telah meminta DLH untuk meneliti lebih lanjut serta memperkuat data hasil riset BRIN.
“Mengenai mikroplastik apa yang jadi temuan BRIN saya sudah minta dikaji di Dinas Lingkungan Hidup dan kami sebenarnya akan memperkuat data itu. Nanti setelah kajian selesai saya akan minta mereka sampaikan kepada publik,” kata Pramono dalam Peresmian Bunda Clinic MRT Dukuh Atas, Jakarta, Rabu (22/10).
Lebih lanjut, Pramono menambahkan bahwa kondisi cuaca dan tingkat polusi di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan tren perbaikan.
Baca Juga:
- Gaza Alami Krisis Lingkungan Akibat Perang, Tumpukan Sampah Ancam Kesehatan Warga
- BSI dan GGGI Kolaborasi Dorong Inovasi Keuangan Syariah Hijau
- Krisis Iklim, Jepang Terancam Kehilangan Musim Semi dan Gugur di Masa Depan
“Tetapi yang jelas, sekarang ini sebenarnya kalau dilihat secara keseluruhan kondisi cuaca dan polusi di Jakarta mengalami penurunan yang signifikan, dan mudah-mudahan ini bisa kita jaga bersama-sama,” ucapnya.
Hingga kini, BRIN belum merilis detail lebih lanjut terkait sebaran mikroplastik yang ditemukan dalam air hujan. Kajian lanjutan dari DLH diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai potensi dampak lingkungan dan kesehatan yang ditimbulkan.
