Khawatir Risiko Lingkungan, DLH Bandung Hentikan Proyek Perumahan di Lereng Bukit Soreang
Jakarta, sustainlifetoday.com — Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung menghentikan sementara proyek pembangunan perumahan yang berlokasi di lereng bukit Desa Sukanagara, Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung. Langkah ini diambil menyusul protes warga yang menilai aktivitas pembangunan berpotensi memicu dampak lingkungan dan risiko bencana.
Sejumlah warga menyuarakan kekhawatiran atas pembangunan perumahan di kawasan lereng bukit tersebut. Mereka menilai kondisi topografi wilayah rawan terhadap bencana, sehingga pembangunan dinilai perlu dikaji secara lebih mendalam dari sisi lingkungan.
Kepala DLH Kabupaten Bandung, Ruli Hadiana, mengatakan penghentian sementara dilakukan sebagai bentuk respons pemerintah daerah terhadap aspirasi dan kekhawatiran masyarakat.
“Kami meminta pihak pengembang menghentikan sementara aktivitasnya,” ucap Ruli dikutip pada Selasa (13/1).
Ruli menjelaskan, selama masa penghentian sementara, DLH Kabupaten Bandung akan melakukan peninjauan terhadap dokumen lingkungan yang dimiliki pengembang, sekaligus mengecek kondisi faktual di lapangan. Setelah proses tersebut, DLH berencana memanggil tim penyusun dokumen lingkungan yang melibatkan ahli tata lingkungan untuk dilakukan evaluasi lebih lanjut.
Baca Juga:
- Ancam Lingkungan dan Warga, Andre Rosiade Minta Polri Usut Tambang Ilegal di Sumut
- Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat untuk Perluas Akses Pendidikan Inklusif
- Prabowo Janji Buka Kampus Kedokteran dan Teknik Gratis di Indonesia
Meski demikian, Ruli menyebutkan bahwa pihak pengembang sebenarnya telah mengantongi perizinan yang dinyatakan lengkap. Di sisi lain, warga telah melakukan pertemuan dengan pihak pengembang hingga enam kali untuk menyampaikan keberatan mereka. Namun, dalam pertemuan tersebut, pengembang tetap menyatakan proyek dapat berjalan karena telah memiliki izin resmi.
