Jumhur Hidayat Resmi Dilantik Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Jakarta, sustainlifetoday.com – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH) dalam upacara yang digelar di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4).
Pelantikan ini menandai perubahan kepemimpinan di sektor lingkungan hidup nasional, dengan Jumhur menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang kini ditugaskan sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Langkah ini menjadi sorotan karena latar belakang Jumhur yang kuat di sektor ketenagakerjaan. Ia dikenal sebagai aktivis buruh dan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), serta terlibat dalam berbagai organisasi pekerja.
Sepanjang kariernya, Jumhur tercatat mendirikan Yayasan Kesejahteraan Pekerja Indonesia (YKPI) dan Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia (Gaspermindo). Ia juga aktif dalam sejumlah organisasi seperti Gabungan Persatuan Sopir Indonesia (Gapersi) dan Asosiasi Pedagang Grosir Keliling Indonesia.
BACA JUGA
- Menteri LH: Kunci Waste to Energy Ada di Pemilahan Sampah Masyarakat
- Kredit Hijau Bank Mandiri Tembus Rp167 Triliun, Tumbuh 12,83% di Kuartal I 2026
- Dikelola Teman Tuli, Sisi Manis Tawarkan Pengalaman Beli Es Krim dengan Bahasa Isyarat
Pengalaman birokrasi Jumhur juga cukup panjang. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Badan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama periode 2007 hingga 2014.
Dalam perjalanan politiknya, Jumhur sempat menjadi relawan Presiden Joko Widodo pada Pemilu 2014, sebelum kemudian beralih mendukung Prabowo pada Pemilu 2019.
Namun, rekam jejaknya juga diwarnai kontroversi. Pada 2020, Jumhur yang merupakan bagian dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) sempat ditangkap terkait dugaan penyebaran berita bohong setelah mengkritik pengesahan RUU Cipta Kerja.
