Dorong Tata Kelola Laut Berkelanjutan, KKP Apresiasi Sinergi Grup MIND ID
JAKARTA, sustainlifetoday.com – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memberikan apresiasi atas inisiatif Grup MIND ID yang secara aktif membangun sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah, khususnya dalam pengelolaan ruang laut yang berkelanjutan. Kolaborasi ini dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola perusahaan yang baik dan bertanggung jawab di lingkungan holding BUMN pertambangan tersebut.
“Sinergi ini akan mampu meningkatkan aspek tata kelola perusahaan yang baik di lingkungan Grup MIND ID, khususnya dalam aktivitas yang bersinggungan langsung dengan wilayah laut dan pesisir,” ujar Kartika.
Sebagai bentuk konkret kolaborasi tersebut, KKP telah menerbitkan 46 Persetujuan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL) kepada Grup MIND ID, dengan total Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang telah dibayarkan mencapai Rp165,33 miliar.
Baca Juga:
- DPR dan Pemerintah Beda Pandangan Soal Insentif Kendaraan Listrik
- Studi: Peduli Lingkungan Jadi Alasan Utama Masyarakat Indonesia Beli Kendaraan Listrik
- Sering Diabaikan, Puntung Rokok Ternyata Jadi Masalah bagi Lingkungan
Kartika menjelaskan persetujuan KKPRL yang telah diberikan mencakup beragam aktivitas penting yang mendukung operasional Grup MIND ID. Di antaranya adalah kegiatan pertambangan yang dilakukan di wilayah laut, pembangunan dan pengoperasian Terminal Khusus (Tersus), serta Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) yang berfungsi untuk menunjang aktivitas pertambangan di darat. Seluruh kegiatan ini dijalankan dengan mengikuti prinsip-prinsip keberlanjutan dan dalam kerangka hukum yang ditetapkan pemerintah.
Langkah proaktif Grup MIND ID ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjadikan aspek kelautan sebagai bagian integral dari tata kelola bisnis yang lebih luas. Selain itu, sinergi antara KKP dan Grup MIND ID juga menjadi cerminan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menciptakan keseimbangan antara kebutuhan industri dan pelestarian lingkungan laut.
Di sisi lain, Grup MIND ID melalui sejumlah anak usahanya juga telah mulai mengadopsi pendekatan transisi energi bersih, seperti peluncuran proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung operasional yang lebih ramah lingkungan.
Dengan kerja sama yang semakin erat ini, pemerintah berharap industri pertambangan nasional dapat menjadi motor penggerak dalam penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance), termasuk dalam tata kelola ruang laut yang berkelanjutan, transparan, dan bertanggung jawab.
