Tabebuya Bermekaran Hiasi Sudut Jakarta, Ruang Terbuka Hijau Tawarkan Nuansa Musim Semi
Jakarta, sustainlifetoday.com – Fenomena mekarnya bunga pohon Tabebuya di sejumlah kawasan dan ruang terbuka hijau mulai menghiasi sudut kota Jakarta. Pemandangan kelopak bunga berwarna merah muda, putih, hingga kuning yang berguguran di sekitar trotoar dan jalanan tersebut memberikan nuansa musim semi yang dapat dinikmati masyarakat secara gratis.
Pohon Tabebuya umumnya mengalami fase berbunga dua kali dalam setahun, dengan salah satu periode puncaknya terjadi pada rentang September hingga Oktober. Waktu mekarnya bunga tersebut sangat bergantung pada kondisi cuaca dan tingkat usia masing-masing pohon di lapangan.
Kawasan Cikini di Jakarta Pusat menjadi salah satu titik pantauan utama mekarnya Tabebuya. Pada 7 Oktober 2026, deretan pohon ini terlihat menghiasi ruas jalan dengan dominasi bunga putih dan merah muda. Penanaman Tabebuya di Jalan Cikini Raya telah diinisiasi sejak September 2019, saat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menanam 130 pohon dari target 200 pohon sebagai bagian dari program penataan serta revitalisasi jalur pedestrian. Pemandangan serupa juga terlihat di sepanjang trotoar Jalan Kemang Raya, Jakarta Selatan, yang sempat mekar lebat pada Agustus 2026 lalu.
BACA JUGA
- Otoritas Finlandia Hentikan Sementara Proyek Pembangunan Data Center Google
- Atasi Polusi Sektor Transportasi, WRI Indonesia Dorong Sanur Jadi Kawasan Rendah Emisi
- WALHI Jawa Barat Apresiasi Keterbukaan EIGER Nature dalam Pelestarian Lingkungan
Di wilayah Jakarta Selatan lainnya, publik dapat mengunjungi Taman Tabebuya yang terletak di Ciganjur, Jagakarsa. Taman seluas 9.626 meter persegi ini difasilitasi dengan area rumput, kolam, dan jalur khusus pejalan kaki. Merujuk keterangan petugas taman yang dikutip dari laporan Detik, terdapat sekitar 20 pohon Tabebuya di lokasi tersebut yang biasanya mulai memunculkan bunga pada akhir Agustus menuju puncak mekar pada bulan September.
Selain pemanfaatan ruang taman, Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta pada September 2026 turut mencatat sebaran pohon Tabebuya yang tumbuh melengkapi lanskap ruas Jalan Kemenyan di Ciganjur serta Jalan Taman Margasatwa di Jati Padang, Pasar Minggu. Seluruh lokasi ini merupakan area publik yang bebas diakses masyarakat tanpa pungutan tiket masuk.
Upaya penghijauan dengan tanaman estetis ini juga terus diperluas hingga wilayah Jakarta Barat. Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Barat baru saja menanam 10 pohon Tabebuya merah muda di jalur hijau Jalan Permata, Kelurahan Tomang, pada 4 September 2026. Sebelumnya pada 28 Agustus 2026, instansi yang sama juga telah menanam delapan bibit Tabebuya ungu di Taman Aneka Elok, Kedoya Selatan. Mengingat usia tanam yang masih sangat baru, masyarakat perlu menunggu waktu penyesuaian pertumbuhan pohon tersebut sebelum dapat menikmati fase mekarnya secara maksimal.
