Otoritas Finlandia Hentikan Sementara Proyek Pembangunan Data Center Google
Jakarta, sustainlifetoday.com – Otoritas pengawasan lingkungan Finlandia memerintahkan penangguhan sementara atas proses persiapan pembangunan dua fasilitas pusat data (data center) milik Google di wilayah utara negara tersebut. Langkah tegas ini diambil hingga seluruh dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL) diselesaikan secara resmi oleh pihak pengembang.
Otoritas Perizinan dan Pengawasan Finlandia (LVV) menginstruksikan Tuike Finland Oy, entitas pelaksana proyek persiapan tersebut, untuk menghentikan seluruh aktivitas fisik di lokasi Muhos dan Kota Kajaani paling lambat pada 23 Oktober 2026.
Perintah penghentian tersebut mencakup pembukaan lahan, penebangan pohon, pengerukan tanah lapisan atas, pembangunan akses jalan dan area logistik, hingga pengubahan struktur drainase lokal. Penyusunan dokumen analisis dampak lingkungan untuk kedua tapak proyek saat ini masih berjalan dan diproyeksikan selesai pada akhir tahun ini.
Google menyatakan komitmennya untuk mematuhi aturan dan arahan yang dikeluarkan oleh regulator setempat.
“Kami sedang mencermati dengan saksama pengamatan dari otoritas Finlandia tersebut dan akan bertindak sesuai dengan instruksi dari otoritas Finlandia,” ujar Sondre Ronander, Kepala Komunikasi Google untuk wilayah Finlandia dan Norwegia, dikutip dari Yle.
BACA JUGA
- Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU, DPR Pisahkan Aturan Buruh dari Cipta Kerja
- Pakar UGM Sebut Banjir Bandang Sumatra Dipicu Bendungan Alami dan Kerusakan DAS Hulu
- Investasi Transisi Energi Global Tembus US$2,3 Triliun, Kadin Indonesia Siapkan 5 Strategi Prioritas
Pihak perusahaan sebelumnya mengklaim bahwa aktivitas penyiapan lahan telah sesuai dengan ketentuan undang-undang kehutanan Finlandia. Namun, otoritas Finlandia menegaskan bahwa pemenuhan studi dan dokumen kelayakan lingkungan hidup diatur dalam regulasi perundang-undangan tersendiri yang bersifat wajib (mandatory).
Menteri Iklim dan Lingkungan Finlandia, Sari Multala, menegaskan kepada media setempat bahwa kepatuhan terhadap hukum nasional berlaku mengikat bagi seluruh entitas bisnis tanpa terkecuali, termasuk perusahaan multinasional beserta rantai pasok subkontraktornya.
“Semua perusahaan yang beroperasi di Finlandia, baik domestik maupun internasional, harus mematuhi hukum Finlandia,” tegas Multala, seraya menambahkan bahwa tanggung jawab akhir tetap berada pada perusahaan utama.
Kedua proyek pusat data tersebut merupakan bagian dari paket investasi raksasa Google senilai 13 miliar euro di Finlandia yang diumumkan pada 9 September lalu. Selain proyek di Muhos dan Kajaani, ekspansi tersebut mencakup pembangunan fasilitas di Vaala serta perluasan pusat data Google yang beroperasi di Hamina.

Presiden Prabowo Resmikan Ekspor Perdana Baterai Listrik dan Groundbreaking Hilirisasi Nikel Weda Bay – SustainLife Today
8 Oktober 2026 @ 3:41 pm
[…] Otoritas Finlandia Hentikan Sementara Proyek Pembangunan Data Center Google […]
Tabebuya Bermekaran Hiasi Sudut Jakarta, Ruang Terbuka Hijau Tawarkan Nuansa Musim Semi – SustainLife Today
8 Oktober 2026 @ 3:55 pm
[…] Otoritas Finlandia Hentikan Sementara Proyek Pembangunan Data Center Google […]
Perkuat Pengelolaan Sumber Daya Air, Coca-Cola Indonesia Resmikan Perluasan Embung Doho – SustainLife Today
8 Oktober 2026 @ 4:00 pm
[…] Otoritas Finlandia Hentikan Sementara Proyek Pembangunan Data Center Google […]