Bappenas Susun Blue Print Food Loss and Waste Berbasis Pangan Lokal
JAKARTA, SustainLifeToday.com — Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas tengah menyusun finalisasi cetak biru rencana aksi susut dan sisa pangan (Food Loss and Waste Action Blueprint). Dokumen ini memuat beberapa area prioritas untuk isu sistem pangan dan krisis iklim, di antaranya produksi dan konsumsi yang lebih bertanggung jawab, produksi pangan dari laut atau perairan lainnya (transformasi biru), food loss and waste, serta ekonomi sirkular.
Deputi Bidang Pangan dan Pertanian Kementerian PPN/Bappenas, Ifan Martino, menyampaikan bahwa rencana aksi ini nantinya akan diturunkan ke tingkat pemerintah daerah dengan mengintegrasikan pendekatan sistem. Selama ini, krisis iklim dinilai berdampak buruk terhadap sistem pangan di Indonesia, sehingga kehadiran rencana aksi ini diharapkan dapat membalikkan arah pengaruh sistem pangan terhadap krisis iklim.
“Jadi enggak hanya bicara pangan dan gizi, tapi juga isu-isu terkait dengan perubahan iklim dan juga ketahanan air ini menjadi aspek yang dipertimbangkan dan dimasukkan di dalam rencana aksi nasional ini,” ujar Ifan dalam konferensi persnya dikutip Kamis (10/9/2026).
Ifan berharap rencana aksi tersebut berjalan selaras di tingkat nasional maupun daerah, dengan menempatkan pangan lokal sebagai aspek yang sangat diperhatikan. Hal ini merujuk pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal.
“Itu menjadi masukan besar di dalam perencanaan nasional dan rencana aksi daerah ini,” tutur Ifan.
BACA JUGA
