Sungai Cisadane Tercemar Limbah, DLH Tangerang Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan
Jakarta, sustainlifetoday.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Banten, mengambil sampel air Sungai Cisadane di sejumlah titik yang terindikasi tercemar limbah kimia cair untuk dilakukan uji laboratorium, Selasa (10/2). Langkah ini dilakukan menyusul matinya ikan di sepanjang aliran sungai akibat dugaan pencemaran bahan kimia.
DLH Kota Tangerang mengimbau masyarakat agar tidak mengonsumsi ikan yang ditemukan mati di Sungai Cisadane hingga hasil uji laboratorium keluar. Pencemaran ini diduga berkaitan dengan kebakaran gudang penyimpanan bahan kimia pestisida yang terjadi di kawasan Pergudangan Taman Tekno, Kota Tangerang Selatan, sehari sebelumnya.
Cemaran bahan kimia tersebut berdampak langsung pada biota air. Sejumlah ikan ditemukan mati dan mengambang di permukaan sungai. Meski demikian, masih ditemukan warga yang menangkap ikan-ikan tersebut di sepanjang bantaran sungai.
Sebagai respons, DLH Kota Tangerang bersama Polres Metro Tangerang Kota melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya pencemaran limbah kimia serta risiko mengonsumsi ikan dari sungai yang tercemar.
Dalam kegiatan tersebut, Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Tangerang mengambil sampel air Sungai Cisadane di beberapa titik yang diduga terdampak pencemaran.
BACA JUGA:
- Deforestasi Kian Masif, Empat Primata Endemik Indonesia Terancam Hilang
- Praktik Pembakaran Plastik dalam Industri Pangan Disorot Ahli
- Pemerintah Usulkan Reaktivasi Otomatis BPJS PBI untuk Pasien Penyakit Katastropik
Sampel air tersebut akan diuji di laboratorium untuk mengetahui tingkat dan dampak cemaran yang terjadi. Masyarakat diminta menahan diri untuk tidak mengonsumsi ikan mati hingga hasil uji laboratorium keluar dalam dua hari ke depan.
“Kami dari Dinas Lingkungan Hidup bersama teman-teman dari Polres Metro Tangerang Kota, melakukan sampel air ya di beberapa titik yang memang menjadi indikasi pencemaran,” ujar Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Kota Tangerang, Hendri P Syahputra dikutip Selasa (10/2).
“Kami juga disini sekaligus sosialisasi kepada masyarakat karena kemarin ada beberapa ikan yang mengambang ya, terus juga masyarakat juga memang banyak yang mengambil, ini juga kita sosialisasikan,” tambah Hendri.
Selain berdampak pada ekosistem sungai, pencemaran Sungai Cisadane juga memengaruhi distribusi air bersih. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang menggunakan Sungai Cisadane sebagai sumber air baku turut terdampak oleh kondisi pencemaran tersebut.
