Video Viral Diduga Lumba-Lumba Putih Muncul di Sungai Asahan Sumut
Jakarta, sustainlifetoday.com — Sebuah video yang menampilkan kemunculan hewan yang diduga lumba-lumba putih di perairan Asahan, Sumatra Utara, viral di media sosial. Peristiwa tersebut menghebohkan warga Desa Sei Paham, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan.
Dalam video yang beredar, hewan yang tampak seperti lumba-lumba berwarna putih itu beberapa kali muncul ke permukaan air. Kemunculan tersebut diduga dilakukan untuk mengambil oksigen. Warga yang berada di sekitar lokasi kemudian merekam kejadian langka tersebut dan membagikannya ke media sosial, sehingga menarik perhatian publik.
Kehadiran hewan yang jarang terlihat di wilayah tersebut menimbulkan rasa penasaran di kalangan warga. Banyak yang mempertanyakan jenis dan asal-usul lumba-lumba tersebut, mengingat kawasan sungai bukanlah habitat yang umum bagi sebagian besar spesies lumba-lumba.
Menanggapi temuan tersebut, Polhut Ahli Pertama UPT Balai Besar KSDA Tanjung Balai, Farid Ali Harahap, menyebut pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait di wilayah sekitar untuk menindaklanjuti informasi kemunculan hewan tersebut.
“Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial, peristiwa itu terjadi sejak Sabtu (10/1). Petugas Resor Tanjung Balai dan Kepala Seksi KSDA Wilayah III Kisaran telah berkoordinasi dengan Kepala Bidang Dinas Pertanian Asahan, Bapak Tommy. Pada Minggu, (11/1), beliau telah melakukan penelusuran, namun hewan yang diduga lumba-lumba putih tersebut tidak lagi muncul,” katanya dikutip pada Rabu (14/1).
Farid menambahkan, hingga saat ini belum ada laporan lanjutan mengenai kemunculan kembali hewan tersebut berdasarkan hasil pemantauan yang dilakukan petugas.
Baca Juga:
- Luhut Geram Dituduh Pemilik Toba Pulp Lestari di Tengah Sorotan Dampak Lingkungan
- Luhut: Saya Pernah Usulkan Tutup Toba Pulp Lestari di Era Gus Dur karena Dampak Lingkungan
- Walhi: Hilangnya Hutan di DAS Jambo Aye Jadi Penyebab Banjir di Aceh
“Belum ada lagi kemunculan lumba-lumba putih tersebut berdasarkan hasil pemantauan petugas melalui peta digital,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa secara geografis, lokasi kemunculan hewan tersebut berada tidak jauh dari jalur perairan laut lepas.
“Jarak lokasi kemunculan lumba-lumba di Sungai Sei Paham ke muara Bagan Asahan yang menuju laut lepas Selat Malaka sekitar 11 kilometer,” tandasnya.
