KLH Siapkan Pendanaan dan Kolaborasi Lintas Sektor untuk Mitigasi Karhutla
Jakarta, sustainlifetoday.com – Kementerian Lingkungan Hidup memperkuat sinergi lintas sektor untuk mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah rawan di Indonesia.
Fokus mitigasi diarahkan pada tiga provinsi yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi, yakni Sumatra Selatan, Riau, dan Kalimantan Tengah, dengan dukungan pendanaan bersama Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup.
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengatakan pemerintah tengah menyiapkan langkah mitigasi untuk menekan potensi munculnya titik panas atau hotspot di wilayah rawan kebakaran.
“Sekarang yang kita sedang lakukan bersama dengan BPDLH, kita akan menggelontorkan sejumlah dana untuk bersama-sama nanti memitigasi potensi-potensi hotspot yang biasanya selalu terbakar,” jelas Jumhur di Pos Bloc, Jakarta, Rabu (13/5).
Menurut Jumhur, pemerintah telah melakukan berbagai langkah pencegahan, termasuk apel siaga lintas pemerintahan yang melibatkan pemerintah pusat hingga daerah.
BACA JUGA
- Tarif Royalti Tambang Resmi Naik Juni 2026, Menkeu Purbaya: Berlaku untuk Semua Komoditas
- Studi: Perubahan Iklim Bikin Ibadah Haji Kian “Berbahaya” di Masa Depan
- Pemerintah Percepat PSEL, Targetkan Krisis Sampah Nasional Tuntas Sebelum 2029
“Kita sudah beberapa kali apel lintas pemerintahan, lintas provinsi, lintas kabupaten, termasuk pemerintah pusat, dan semua kekuatan yang ada di daerah-daerah,” jelas Jumhur.
Selain memperkuat kesiapsiagaan personel, pemerintah juga akan melibatkan pengelola konsesi lahan, masyarakat, serta tokoh lokal dalam upaya mitigasi karhutla.
Pelibatan berbagai pihak tersebut dinilai penting untuk memastikan langkah pencegahan di lapangan berjalan lebih efektif, terutama di wilayah yang selama ini kerap mengalami kebakaran.
“Kami akan mengumpulkan pengelola konsesi, masyarakat, serta tokoh masyarakat untuk kita gerakkan kerja, sehingga mereka lebih serius lagi memitigasi supaya tidak terjadi kebakaran di 28 titik yang kita harapkan,” ucap Jumhur.
