InJourney dan Pandawara Bersihkan Pantai Kelan Bali, Dorong Pariwisata Berkelanjutan
Jakarta, sustainlifetoday.com — PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney bersama Pandawara Group menggelar aksi Beach Clean Up di Pantai Kelan, Bali, sebagai bagian dari upaya memperkuat komitmen terhadap pariwisata berkelanjutan. Kegiatan tersebut melibatkan relawan lintas sektor untuk meningkatkan kesadaran kolektif dalam menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi wisata.
Direktur SDM dan Digital InJourney Herdy Harman mengatakan kolaborasi ini mencerminkan semangat gotong royong dalam merawat destinasi unggulan nasional.
“Kolaborasi lintas elemen ini mencerminkan semangat gotong royong dalam menjaga destinasi wisata unggulan Bali. Kesadaran terhadap isu sampah dan pelestarian lingkungan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan pariwisata Indonesia,” ujar Herdy dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (20/2).
Dalam aksi tersebut, para relawan berhasil mengumpulkan lebih dari 2,25 ton sampah, yang terdiri atas sekitar 2,1 ton sampah organik dan 153 kilogram sampah anorganik. Upaya ini dinilai tidak hanya menciptakan kawasan pantai yang lebih bersih dan nyaman, tetapi juga berkontribusi pada potensi reduksi emisi karbon hingga 0,87 ton CO2e.
Pantai Kelan yang berlokasi sekitar lima kilometer di selatan landasan pacu Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dikenal sebagai lokasi favorit wisatawan untuk menikmati matahari terbenam dengan latar aktivitas pesawat lepas landas dan mendarat. Kawasan tersebut juga memiliki deretan kuliner seafood dan kafe yang menjadi daya tarik wisata.
BACA JUGA:
- Ramadan Jadi Momentum Jaga Bumi, Greenpeace Soroti Lonjakan Sampah Makanan
- Indonesia Siapkan Kredit Keanekaragaman Hayati untuk Perkuat Pembiayaan Konservasi
- Menag Nasaruddin Umar Gaungkan “Ramadhan Hijau” di Masjid Istiqlal
“Dengan Bali sebagai penyumbang signifikan pergerakan wisatawan mancanegara yang mencapai 16,33 juta pergerakan sepanjang 2025, menjaga kebersihan dan kelestarian destinasi menjadi tanggung jawab bersama,” kata Herdy.
Ia menegaskan aksi bersih pantai tersebut merupakan bagian dari program InJourney Green yang berfokus pada pelestarian lingkungan serta pengelolaan pariwisata berkelanjutan dari hulu hingga hilir. Menurutnya, persoalan sampah di destinasi wisata bersifat sistemik sehingga memerlukan kolaborasi berkelanjutan.
“Permasalahan ini tentu tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Melalui semangat gotong royong dan kolaborasi lintas sektor, kami percaya setiap elemen, mulai dari pemerintah, pelaku industri, komunitas, hingga masyarakat memiliki peran penting dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sementara itu, anggota Pandawara Group Gilang Rahma menyampaikan apresiasi atas kolaborasi tersebut. Ia menilai kegiatan ini menunjukkan meningkatnya kesadaran kolektif terhadap isu sampah dan lingkungan.
“Inisiatif seperti ini menegaskan langkah Indonesia menuju masa depan yang lebih asri, di mana pariwisata tumbuh selaras dengan alam,” kata Gilang.
Komitmen terhadap keberlanjutan juga diperkuat PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) sebagai pengelola 37 bandara, termasuk Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali, melalui program Penanaman 1 Juta Pohon di lingkungan bandara. Direktur Human Capital InJourney Airports Adi Nugroho menyatakan nilai lingkungan terus dikedepankan dalam mewujudkan visi sebagai operator bandara kelas dunia.
