Elnusa Petrofin Dampingi Faskes Hadapi Risiko Gangguan Pernapasan di Kalsel
Jakarta, sustainlifetoday.com – Eskalasi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Selatan terus memicu kerentanan kesehatan masyarakat, khususnya risiko Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Menanggapi ancaman krisis kesehatan lingkungan tersebut, PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk, menyalurkan bantuan fasilitas medis dan logistik kesehatan bagi tiga fasilitas Rumah Oksigen di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Dukungan kesehatan ini dialokasikan untuk Puskesmas Pemurus Dalam di Banjarmasin, Public Safety Center (PSC) 119 Banjarbaru, serta Puskesmas Cempaka di Banjarbaru. Adapun bantuan medis yang disalurkan mencakup tabung oksigen, unit air purifier, alat nebulizer, serta pasokan obat-obatan khusus penanganan gangguan saluran pernapasan.
Penyaluran sarana penunjang kesehatan ini direalisasikan melalui pilar tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) #PetrofinSehat. Inisiatif tersebut dirancang untuk meningkatkan kapasitas kesiapsiagaan layanan kesehatan darurat dalam merespons lonjakan pasien dampak paparan asap karhutla di wilayah perkotaan.
Manager Corporate Communication & Relations Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo, menegaskan bahwa kesiapan sarana medis di tingkat puskemas dan fasilitas darurat merupakan kunci utama percepatan penanganan korban kabut asap.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Elnusa Petrofin dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung kesiapan fasilitas kesehatan menghadapi dampak kabut asap,” ujar Putiarsa dalam siaran pers, Kamis (5/11/2026).
BACA JUGA
- SustainLife Today Kembali Gelar ESG Initiative Awards 2026, Sambut Efektivitas Regulasi Baru OJK
- OJK Perketat Aturan Pelaporan 2027, Korporasi Dituntut Buktikan Dampak ESG Terukur
- Tuntutan Transparansi Menguat, Kepemimpinan Korporasi Kini Diuji Lewat Dampak ESG Terukur
Langkah intervensi sosial korporasi ini mendapat tanggapan positif dari pemerintah daerah setempat. Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Ani Rusmila, menyampaikan bahwa pasokan tabung oksigen dan perangkat nebulizer sangat krusial dalam menopang operasional puskemas di saat krisis kualitas udara melanda.
“Kami mengapresiasi kepedulian Elnusa Petrofin yang telah memberikan dukungan terhadap fasilitas layanan kesehatan di wilayah kami. Bantuan berupa tabung oksigen, alat kesehatan, dan obat-obatan ini tentunya sangat berarti dalam membantu kesiapan layanan kesehatan, terutama ketika masyarakat menghadapi risiko gangguan pernapasan akibat kabut asap karhutla,” kata Ani.
Sebelumnya, Elnusa Petrofin juga telah menyalurkan bantuan tanggap darurat bencana karhutla di sejumlah wilayah operasional lain di Indonesia. Di Pontianak dan Samarinda, EPN berkolaborasi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mendukung kebutuhan logistik para petugas pemadam karhutla di lapangan.
Sementara di Kabupaten Indragiri Hilir, perusahaan bersama pemerintah kabupaten setempat menggelar edukasi mitigasi risiko karhutla bagi warga serta membagikan masker pelindung guna menekan dampak pajaran asap secara berkelanjutan.
BACA JUGA
