YesssCredit Perluas Inklusi Pembiayaan Digital hingga Kota-Kota Berkembang
JAKARTA, sustainlifetoday.com — Perusahaan pembiayaan digital YesssCredit mengukuhkan komitmennya memperluas akses layanan keuangan yang aman dan tepercaya, khususnya bagi masyarakat di kota-kota kecil dan berkembang. Komitmen ini ditandai dengan pembukaan kantor pusat baru di kawasan Kuningan, Jakarta.
“Kami yakin, pertumbuhan ekonomi Indonesia tidak hanya ditopang oleh kota-kota besar, namun juga kota kecil dan berkembang. Karena itu, kami sudah hadir di 30 provinsi di Indonesia, mulai dari Sumatra hingga Kepulauan Maluku,” ujar Welan Towai Palilingan, Direktur Utama YesssCredit.
YesssCredit menggandeng Bank Jago dan Superbank sebagai lender, serta bermitra dengan lebih dari 4.000 toko ritel di seluruh Indonesia. Hingga kini, perusahaan mencatat lebih dari 1,65 juta pengguna terdaftar dan telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp788 miliar.
Baca Juga:
- Pertamina NRE Tawarkan Solusi Efisiensi Energi untuk Dorong Transisi Rendah Emisi
- Trump Tuding Perubahan Iklim Hanya ‘Penipuan Terbesar’ dari PBB
- Prabowo Pamer Giant Sea Wall di PBB, Klaim Jadi Benteng Hadapi Krisis Iklim
“Kolaborasi strategis dengan bank serta jaringan mitra ritel yang luas memperkuat komitmen kami untuk menghadirkan akses pembiayaan yang aman, mudah, dan tepercaya bagi jutaan masyarakat Indonesia. Fokus kami saat ini ada pada pembiayaan produk-produk teknologi dan elektronik, yang banyak dipakai masyarakat untuk kebutuhan-kebutuhan produktif,” tambah Welan.
Data Twimbit Analysis (Empowering Indonesia 2024) menunjukkan potensi besar di kota tier-2 dan tier-3. Meski PDB per kapita kota metropolitan mencapai Rp158 juta, pertumbuhan ekonomi di kota tier-2 dan tier-3 justru lebih pesat dengan CAGR 6,6% (2018–2022), melampaui metropolitan yang hanya 5,4%. Saat ini, 76% dari 163 juta penduduk perkotaan Indonesia tinggal di kota tier-2 dan tier-3.
Michael Li Meng, Direktur YesssCredit, menekankan peran teknologi dalam memperluas akses.
“Kami memadukan teknologi dan kecerdasan buatan (AI) dengan pendekatan human-centered untuk membuat proses persetujuan lebih cepat dan lebih mudah,” katanya.
YesssCredit juga menghadirkan produk pembiayaan cicilan untuk barang bernilai besar, seperti elektronik dan furnitur, dengan limit hingga Rp30 juta dan tenor sampai 24 bulan.
Sylvia Yulianti Sirait, Direktur YesssCredit, memastikan transparansi harga, tenor fleksibel, tanpa biaya tersembunyi atau lonjakan bunga mendadak.
“Pendekatan ini penting agar pembiayaan benar-benar menjadi instrumen yang membantu produktivitas, bukan menambah risiko,” ujarnya.
Melalui langkah ini, YesssCredit menegaskan ambisinya menjadi bagian dari ekosistem pembiayaan digital yang inklusif, serta menjembatani kesenjangan akses kredit di luar kota besar.
