Wujudkan Kampus Berkelanjutan, UMB Ditetapkan Sebagai Percontohan Pengolahan Sampah
Jakarta, sustainlifetoday.com – Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam menanggulangi krisis sampah perkotaan melalui edukasi dan praktik pemilahan serta pengolahan sampah mandiri di lingkungan kampus. Atas komitmen tersebut, Universitas Mercu Buana (UMB) dianugerahi penghargaan oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat sebagai Kampus Percontohan Pemilahan dan Pengolahan Sampah.
Apresiasi tersebut tertuang dalam sertifikat bertanggal 1 Oktober 2026 yang ditandatangani langsung oleh Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah. Pengakuan resmi ini diberikan atas komitmen, inovasi, dan kontribusi UMB dalam penguatan sistem pengelolaan sampah terpadu guna mendukung terciptanya ekosistem Jakarta yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Iin Mutmainnah berharap sektor akademis terus memperluas peran pelestarian lingkungan perkotaan melalui kolaborasi erat bersama pemerintah daerah agar menghasilkan program berdampak nyata bagi masyarakat.
Praktik pemilahan dan pengolahan sampah di UMB tidak hanya difungsikan untuk menjaga kebersihan fasilitas, tetapi juga diintegrasikan ke dalam kegiatan pendidikan dan aktivitas harian civitas akademika guna membangun kebiasaan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab.
BACA JUGA
- BNPB Catat 1.481 Hektare Lahan Masih Terbakar, Penanganan Karhutla Terus Dipacu
- Terhalang El Nino Kuat dan Kepekatan Asap, BMKG Prediksi Awal Musim Hujan Mundur
- OJK Perketat Aturan Pelaporan 2027, Korporasi Dituntut Buktikan Dampak ESG Terukur
Rektor Universitas Mercu Buana, Andi Adriansyah, menegaskan bahwa indikator keberhasilan institusi pendidikan tinggi harus mencakup kontribusi konkrit terhadap masyarakat dan lingkungan.
“Keberhasilan perguruan tinggi tidak cukup hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari kontribusinya terhadap lingkungan dan masyarakat,” kata Andi dalam siaran pers, Jumat (23/10/2026).
Pandangan tersebut sejalan dengan tema Dies Natalis ke-41 UMB, yaitu Education to Improve Quality of Life, yang menempatkan peningkatan kualitas hidup masyarakat sebagai pilar utama penyelenggaraan pendidikan.
Penghargaan sebagai kampus percontohan ini menjadi momentum bagi UMB untuk menjaga konsistensi pengelolaan sampah mandiri sekaligus memperluas sinergi dengan pemerintah daerah dalam mendukung tata kelola lingkungan perkotaan yang berkelanjutan.
BACA JUGA
