Upacara HUT RI ke-81 di Ciliwung Jadi Momentum Gaungkan Semangat Kemerdekaan Ekologis
Jakarta, sustainlifetoday.com – Memaknai kemerdekaan tidak hanya tentang perjuangan manusia, tetapi juga menjaga alam sebagai sumber kehidupan. Pesan filosofis tersebut digaungkan oleh Komunitas Ciliwung Depok (KCD) bersama Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Arrahmaniyah melalui upacara pengibaran Bendera Merah Putih di kawasan Cadas Sungai Ciliwung, Depok, dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI), Senin (17/8).
Upacara peringatan tersebut mengusung tema spesifik “Sungai Merdeka dari Sampah, Limbah, Alih Fungsi Lahan, dan Spesies Invasif.” Tema ini menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi ekosistem Sungai Ciliwung sekaligus ajakan terbuka agar masyarakat memandang sungai sebagai elemen penting kehidupan yang wajib dijaga kelestariannya.
Kepala Program Studi Pendidikan Biologi STKIP Kota Depok, Moch. Rais, menyampaikan bahwa momentum kemerdekaan merupakan kesempatan emas untuk menumbuhkan kembali rasa kecintaan terhadap tanah air yang diwujudkan lewat aksi nyata perlindungan lingkungan.
“Hari ini bukan hanya sebuah upacara atau peringatan, tetapi sebagai tanda bahwa kita sebagai bangsa Indonesia mencintai tanah air. Sikap kecintaan terhadap tanah air, nasionalisme, dan patriotisme harus terus tumbuh,” ujarnya dalam amanat Upacara di kawasan Cadas Sungai Ciliwung, Depok.
Ia menilai ekosistem sungai juga memiliki hak ekologis untuk mendapatkan perhatian dan perlindungan hukum. Oleh karena itu, perayaan kemerdekaan setiap 17 Agustus hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kebebasan fisik manusia, tetapi juga momentum pembebasan sungai dari belenggu degradasi lingkungan.
“Memerdekakan sungai dari sampah, limbah, alih fungsi sungai, dan spesies invasif. Bukan hanya Sungai Ciliwung, tetapi sungai-sungai di seluruh Indonesia,” katanya.
BACA JUGA
- Ketua MPR Tegaskan Pengelolaan SDA Wajib Berlandaskan Keadilan dan Kelestarian Ekologi
- Ketua DPD RI Dorong Penguatan Ekonomi Hijau Melalui Pengelolaan Sampah dan EBT
- Menkes Budi Rancang Akses Konsultasi Kesehatan Mental Daring untuk Remaja
Menurut Rais, Sungai Ciliwung memainkan peranan vital dalam menyokong kehidupan masyarakat urban. Selain menjadi penyedia sumber air bersih, sungai menjalankan fungsi ekologis krusial seperti pengendalian banjir hingga penopang keanekaragaman hayati biota perairan.
“Air adalah sumber kehidupan. Sungai sebagai sumber air juga memiliki banyak fungsi, seperti transportasi, pengendalian air, serta pemeliharaan ikan dan spesies yang berguna bagi masyarakat,” jelasnya.
Menutup amanatnya, Rais mengajak seluruh elemen masyarakat dan komunitas lingkungan untuk menjadikan peringatan HUT RI ke-81 sebagai pengingat kolektif bahwa pemulihan alam adalah tanggung jawab bersama demi generasi mendatang.
“Mari kita bangun bersama seluruh komunitas, masyarakat, dan bangsa ini. Sungai harus kita jaga, sungai harus kita pelihara, sungai harus merdeka dari sampah, limbah, alih fungsi, dan spesies asing atau spesies invasif,” tegasnya.
Rais berharap gelora perayaan kemerdekaan ini terus membakar semangat publik untuk melindungi alur sungai besar maupun kecil di seluruh pelosok Tanah Air.
“Semoga di ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-81 ini kita terus semangat membangun bangsa dan tanah air, sekaligus menjaga dan memelihara sungai-sungai di seluruh Indonesia,” pungkasnya.
