Askrindo dan Disdik DKI Dorong Literasi Lingkungan Lewat Urban Sustainability Education
Jakarta, sustainlifetoday.com — PT Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) bekerja sama dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyelenggarakan program Urban Sustainability Education untuk mengedukasi pelajar mengenai literasi lingkungan dan keberlanjutan di wilayah DKI Jakarta.
Direktur Utama Askrindo M. Fankar Umran menyampaikan bahwa perusahaan berkomitmen mendukung program pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, yang bertujuan memperluas dampak lingkungan melalui pendidikan dan peningkatan literasi berkelanjutan. Partisipasi Askrindo dalam kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).
“Program ini juga memastikan bahwa apa yang telah dijalankan tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi generasi muda Jakarta,” ujar Fankar dikutip Antara, Rabu (7/1).
Kegiatan Urban Sustainability Education diikuti oleh lebih dari 1.000 pelajar dari jenjang SD hingga SMA, termasuk siswa diaspora yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta.
Baca Juga:
- Jaga Daya Saing Pariwisata, KLH Dorong Transformasi Pengelolaan Sampah di Bali
- Kemenperin Dorong Industri Bambu Terintegrasi Hulu-Hilir untuk Perkuat Ekonomi Hijau
- Pengembangan IKN Upayakan Keseimbangan Pembangunan Fisik dan Keberlanjutan Lingkungan
Salah satu agenda utama adalah penanaman pohon yang dilakukan secara serentak bersama seluruh pelajar sebagai simbol komitmen bersama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Selain itu, peserta mendapatkan pengalaman langsung terkait ketahanan pangan dan lingkungan. Para siswa diperkenalkan pada pemanfaatan ruang terbatas untuk menanam apotek hidup serta praktik hidroponik, sebagai pendekatan bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lingkungan tempat tinggal sendiri.
Program ini juga membekali peserta didik dengan materi mitigasi bencana, pemahaman risiko perkotaan, serta penguatan karakter tangguh yang dibutuhkan dalam kehidupan kota. Askrindo berharap Urban Sustainability Education menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran generasi muda terhadap keberlanjutan lingkungan yang berdampak pada pengurangan emisi karbon.
“Sekaligus agar masyarakat terdorong berperan aktif dalam mewujudkan kota yang lebih hijau, adaptif, dan berkelanjutan di masa mendatang,” tutur Fankar.
