BP Tapera dan GoTo Hadirkan KPR DP 0 Persen bagi Mitra Driver Gojek
Jakarta, sustainlifetoday.com – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) bersama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) memperkuat akses kepemilikan rumah bagi pekerja sektor informal melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Perumahan untuk mitra pengemudi (driver) Gojek, Jumat (3/7).
Melalui kerja sama tersebut, mitra driver Gojek berkesempatan memperoleh Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan skema uang muka (down payment/DP) sebesar 0 persen.
Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana BP Tapera, Sid Herdi Kusuma, mengatakan program ini merupakan upaya memperluas akses kepemilikan rumah pertama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), khususnya pekerja di sektor informal.
BP Tapera sendiri memperoleh kuota subsidi sebanyak 350 ribu unit rumah pada tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 15 persen dialokasikan bagi pekerja sektor informal, termasuk mitra driver Gojek.
“Kita minta kepada bank BSN (Bank Syariah Nasional) dan bank penyalur lainnya untuk mengalokasikan minimum 15 persen dari 350 ribu tersebut untuk para pekerja informal termasuk driver Gojek,” ujar Sid dalam acara penandatangan di kantor BP Tapera, Jakarta Pusat, Jumat (3/7).
Menurut Sid, skema DP 0 persen menjadi bentuk dukungan pemerintah agar pekerja sektor informal dengan penghasilan terbatas memiliki kesempatan yang lebih besar untuk memiliki rumah.
BACA JUGA
- BKSDA Telusuri Tapir yang Terekam Melintas di Jalinsum Mesuji
- KKP Targetkan Kampung Nelayan Merah Putih Jadi Penggerak Ekonomi Pesisir Berkelanjutan
- Pakar: Biodiesel B50 Aman untuk Kendaraan, Emisi Lebih Rendah dari B40
Untuk mengikuti program tersebut, mitra driver Gojek harus memenuhi sejumlah persyaratan yang akan diverifikasi oleh BP Tapera, antara lain berusia 21–45 tahun, memiliki performa penyelesaian perjalanan yang baik, serta aktif bekerja setiap bulan.
Selain itu, calon penerima manfaat juga wajib memenuhi kriteria sebagai masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dan belum memiliki rumah.
“Edukasi harus dilakukan secara berkelanjutan, baik kepada pengemudi maupun anggota keluarganya. Mereka perlu memahami pentingnya mengelola keuangan secara bijak, mengurangi pengeluaran yang tidak produktif, serta menjaga kualitas kredit agar tetap memenuhi persyaratan pembiayaan perumahan,” terangnya.
Sementara itu, Head of Public Affairs GoTo, Dyan Shinto Nugroho, mengungkapkan hingga saat ini sudah terdapat 125 mitra driver Gojek yang memenuhi persyaratan untuk mengikuti program tersebut.
“Saat ini yang sudah siap menandatangani akad 125 driver kami yang mitra-mitra kami ini tersebar di seluruh Indonesia. Yang sedang mengantri untuk pemeriksaan BI Checking, slip, dan lain sebagainya lebih dari 3.000 (mitra driver),” ujar Dyan.
Kerja sama antara BP Tapera dan GoTo akan berlangsung hingga 2027 dengan harapan semakin banyak mitra driver Gojek di berbagai daerah yang dapat memanfaatkan program kepemilikan rumah bersubsidi tersebut.
“Maka dari pihak kami juga berusaha untuk membantu mereka terutama teman-teman ojol yang memiliki prestasi yang baik. Alhamdulillah dengan bantuan dan kerja sama dari semua pihak, kami juga dibantu oleh teman-teman dari BSN untuk bisa mewujudkan mimpi (membantu mitra driver Gojek memiliki rumah) ini,” pungkasnya.
