Polres Tangsel Selidiki Kebakaran Gudang Pestisida yang Cemari Sungai Cisadane
Jakarta, sustainlifetoday.com — Polres Tangerang Selatan (Tangsel) menyelidiki kasus kebakaran gudang pestisida di kawasan Taman Tekno, Setu, yang diduga menyebabkan pencemaran limbah kimia ke Sungai Cisadane. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
“Kita telah menerbitkan laporan polisi bentuk A untuk menyelidiki apakah ada dugaan tindak pidana terhadap peristiwa kebakaran tersebut,” ujar Kasatreskrim Polres Tangsel, AKP Wira Graha Setiawan, Rabu (11/2).
Menurut Wira, laporan polisi model A diterbitkan sebagai dasar untuk menggali fakta lebih lanjut terkait penyebab kebakaran serta potensi pelanggaran hukum yang mungkin terjadi.
“Namun memang ada satu gudang yang kita duga sebagai sumber api yang menyebabkan kebakaran ini. Penyebab kebakaran kita masih penyelidikan,” jelas Wira.
BACA JUGA:
- Impor akan Dihentikan, SPBU Swasta Wajib Beli Solar dari Pertamina Mulai April 2026
- BI Proyeksikan Penjualan Eceran Januari 2026 Tumbuh 7,9 Persen
- Sungai Cisadane Tercemar Limbah, DLH Tangerang Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan
Selain menyelidiki penyebab kebakaran, aparat kepolisian juga berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tangerang Selatan untuk meneliti dampak lingkungan dari insiden tersebut. Sampel bahan kimia pestisida dari gudang yang terbakar telah diambil untuk diperiksa lebih lanjut.
“Kita dengan DLH Tangsel telah mengambil sampel yang rencana kita akan lakukan pemeriksaan di Puslabfor Polri,” kata Wira.
Sejauh ini, lima orang saksi telah diperiksa dalam proses penyelidikan. Mereka terdiri dari karyawan, manajer, hingga petugas keamanan gudang.
“Lima saksi, di mana ada karyawan, kemudian manajer, selanjutnya ada juga dari sekuriti setempat kita periksa,” ungkap Wira.
Kasus ini menjadi sorotan karena kebakaran gudang pestisida tersebut berdampak pada pencemaran Sungai Cisadane, yang sebelumnya dilaporkan mengalami kematian biota air dan mengganggu distribusi air bersih.
