Pegadaian Tawarkan Tukar Sampah Plastik jadi Emas, Ini Caranya
Jakarta, sustainlifetoday.com — PT Pegadaian terus menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program The Gade Clean and Gold, yang mengajak masyarakat menukar sampah plastik terpilah menjadi saldo tabungan emas. Program ini telah berjalan sejak 2018 dan menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam mendorong keberlanjutan yang inklusif secara ekonomi.
Direktur Jaringan, Operasi dan Penjualan PT Pegadaian, Eka Pebriansyah, menjelaskan bahwa program ini dirancang untuk mendorong kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan sampah, khususnya sampah plastik, melalui pendekatan yang inovatif dan bernilai.
“Lewat program ini, kami ingin menunjukkan bahwa keberlanjutan dan kesejahteraan bisa berjalan berdampingan,” ujarnya dilansir Liputan6.com, Rabu (4/6).
Hingga pertengahan 2025, program ini telah berhasil mengumpulkan lebih dari 3 juta kilogram sampah plastik atau tepatnya 3.030.013 kg dari berbagai titik pengumpulan.
Baca Juga:
- KLH Perketat Pengawasan Industri Lewat Proper DAS, Reputasi Jadi Taruhan
- Pulang dari Portugal, Putri Zulhas Bawa Ilmu Baru Soal Pengelolaan Sampah
- Studi: Gen Alpha Akan Hadapi 7 Kali Lebih Banyak Bencana Iklim!
Pegadaian mencatat capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dengan 425 bank sampah dan 56.204 nasabah di seluruh Indonesia.
“Angka ini terus meningkat seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dan perluasan jangkauan program kami. Total sampah yang terkonversi ke Tabungan Emas setara dengan 15 kilogram emas, termasuk hasil buyback,” tambah Eka.
Mekanisme program ini cukup sederhana. Masyarakat hanya perlu membawa sampah plastik yang telah dipilah dan dibersihkan ke bank sampah binaan Pegadaian.
Sampah tersebut akan ditimbang dan dikonversi ke dalam nilai rupiah sesuai harga jual plastik dan harga emas yang berlaku. Nilai tersebut kemudian dimasukkan ke rekening Tabungan Emas milik nasabah.
Program ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, tanpa syarat menjadi nasabah Pegadaian sebelumnya. Masyarakat yang belum memiliki rekening Tabungan Emas dapat langsung membukanya di lokasi penukaran sampah.
“Justru, ini adalah cara kami untuk memperluas inklusi keuangan dan memperkenalkan investasi emas kepada masyarakat secara lebih luas,” ujar Eka.
Dengan konsep yang menggabungkan edukasi lingkungan dan literasi keuangan, Pegadaian menilai The Gade Clean and Gold sebagai salah satu bentuk kontribusi nyata dalam mendukung ekonomi sirkular dan memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah secara berkelanjutan.
