Mendiktisaintek Dorong Kampus Jadi Model Tata Kelola Berkelanjutan dan Pengelolaan Sampah
Jakarta, sustainlifetoday.com — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto mengajak seluruh perguruan tinggi di Indonesia membangun karakter budaya unggul melalui penciptaan lingkungan belajar yang bersih, aman, sehat, dan tertata.
“Kampus yang baik itu terlihat dari perhatiannya pada detail. Dari situlah karakter dan etos kerja mahasiswa terbentuk,” kata Mendiktisaintek melalui keterangan di Jakarta, Rabu (11/2).
Menurut Brian, pembentukan karakter mahasiswa tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman sehari-hari di lingkungan kampus. Budaya kebersihan, kerapian, dan tata kelola yang baik dinilai menjadi bagian penting dalam membentuk etos kerja dan kepedulian sosial mahasiswa.
Karena itu, ia mendorong perguruan tinggi untuk menjadi contoh praktik baik, termasuk dalam pengelolaan lingkungan dan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
BACA JUGA:
- Impor akan Dihentikan, SPBU Swasta Wajib Beli Solar dari Pertamina Mulai April 2026
- BI Proyeksikan Penjualan Eceran Januari 2026 Tumbuh 7,9 Persen
- Populasi Pesut Mahakam Kian Mengkhawatirkan, KLH Siapkan Langkah Darurat
“Kampus diharapkan dapat menjadi model tata kelola yang berkelanjutan, sekaligus ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar,” ujar Mendiktisaintek.
Sebelumnya, Brian juga menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam percepatan penanganan sampah nasional. Kampus dinilai dapat menjadi pusat inovasi sekaligus percontohan solusi lingkungan.
Ia mendorong perguruan tinggi berfungsi sebagai living laboratory bagi pengembangan teknologi ramah lingkungan, mulai dari pengolahan sampah organik, daur ulang, hingga konversi sampah menjadi energi.
Di tingkat nasional, Presiden RI Prabowo Subianto mengarahkan seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah untuk konsisten dalam penanganan sampah. Salah satu aksi nyata yang dijalankan adalah Gerakan Indonesia Aman, Sehat, Rapi, dan Indah (ASRI) sebagai langkah konkret penguatan konsistensi pembersihan lingkungan dan pengelolaan sampah berkelanjutan di seluruh Indonesia.
