Bank Harus Partiotik, Prabowo Minta Himbara Turunkan Bunga untuk Rakyat Miskin
JAKARTA, sustainlifetoday.com– Dalam upaya memperkuat pilar demokrasi ekonomi dan memperluas akses pembiayaan yang adil, Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi tegas kepada Himpunan Bank Negara (Himbara). Presiden meminta bank-bank milik pemerintah untuk tampil lebih patriotik dengan memprioritaskan penyaluran kredit bagi masyarakat kelas bawah dan memangkas suku bunga bagi rakyat miskin.
Langkah ini dinilai strategis untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif dan berkelanjutan, sekaligus memutus ketergantungan pembiayaan yang selama ini dinilai hanya berputar di kalangan pengusaha besar.
“Demokrasi ekonomi artinya jangan lah itu-itu saja. Saya minta Bank Himbara cobalah menjadi bank yang patriotik. Jangan dia lagi dia lagi yang dikasih kredit orang yang sudah kaya,” ujar Presiden Prabowo dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR, Rabu (20/5).
Tidak hanya menyasar masyarakat miskin secara umum, fokus retorika keberlanjutan ekonomi pemerintah juga diarahkan pada pemberdayaan generasi muda. Presiden mengungkapkan bahwa pemerintah tengah merumuskan skema matang untuk memberikan modal awal bagi lulusan-lulusan terbaik bangsa.
Pemerintah berkomitmen tidak hanya berhenti pada pemberian fasilitas pendidikan, tetapi juga memastikan keberlanjutan karier mereka melalui penyaluran kredit startup.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo turut menekankan pentingnya bagi pengusaha yang sudah mapan untuk mandiri secara pembiayaan dan tidak terus-menerus bergantung pada stimulus atau kredit bank pemerintah. Dana dari bank BUMN seharusnya dialokasikan untuk mengangkat kelas ekonomi masyarakat yang membutuhkan intervensi.
“Saya perintahkan bank-bank pemerintah turunkan bunga untuk rakyat miskin. Dengan kekuatan mereka (orang kaya), dia bisa dapat financing dari mana-mana. Kan harusnya gitu,” tegasnya.
Melalui restrukturisasi fokus pembiayaan ini, diharapkan Bank Himbara dapat menjadi motor penggerak utama dalam mengurangi ketimpangan sosial dan membangun fondasi ekonomi nasional yang lebih ramah terhadap seluruh lapisan masyarakat.
