Perhutani Tanamkan Kepedulian Lingkungan ke Anak Sejak Usia Dini
Jakarta, sustainlifetoday.com – Perum Perhutani memanfaatkan momentum peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2026 untuk memperkuat pendidikan karakter dan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan melalui kegiatan belajar menanam pohon bagi anak usia dini. Program edukasi ekologis tersebut juga dibarengi dengan inisiatif penyaluran bantuan pendidikan kepada sejumlah Taman Kanak-Kanak (TK) Tunas Rimba di wilayah Pulau Jawa.
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Perhutani, Sandy Mukhlisin, mengatakan bahwa pembelajaran mencintai ekosistem hutan sejak usia dini diharapkan dapat membentuk generasi penerus yang peduli terhadap kelestarian alam secara berkelanjutan.
“Setiap pohon yang ditanam hari ini adalah harapan bagi masa depan. Anak-anak yang belajar mencintai hutan akan belajar menjaga kehidupan. Ini sejalan dengan komitmen Perhutani dalam mengelola hutan secara lestari,” ujar Sandy, Rabu (5/8).
Menurut Sandy, kegiatan yang mengusung tema Menumbuhkan Cinta Menanam Sejak Anak Usia Dini tersebut merupakan wujud nyata kolaborasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Perhutani, Srikandi Perhutani, dan Yayasan Taruna Rimba Perhutani (YTRP). Dalam rangkaian kegiatan keberlanjutan tersebut, Perhutani menyalurkan seratus paket alat tulis sekolah, satu paket alat peraga edukatif, serta bantuan pengembangan fasilitas pendidikan senilai sebelas juta rupiah yang didistribusikan kepada empat institusi pendidikan, yakni TK Tunas Rimba I Kebonharjo, TK Tunas Rimba III Banyuurip Randublatung, TK Tunas Rimba II Rejuno Saradan, dan TK Tunas Rimba II Besowo Kediri.
“Kami menyerahkan bantuan alat tulis sekolah dan alat peraga edukatif kepada anak-anak TK sebagai langkah untuk mendukung terwujudnya generasi muda yang unggul,” kata Sandy.
BACA JUGA
- Hadapi Rekor Tertinggi El Nino, Sekjen PBB Paksa Dunia Lakukan Empat Mitigasi Darurat
- Antisipasi Dampak Kekeringan El Nino, BMKG Masifkan Operasi Modifikasi Cuaca
- Pembangunan PLTS 100 GW Dimulai dari Bali, Kementerian ESDM Jamin Kesiapan Regulasi
Ia menjelaskan bahwa inisiatif bantuan tersebut merupakan bagian integral dari program TJSL Perhutani bersama Yayasan Jati Sejahtera untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan dasar, khususnya bagi anak-anak yang berdomisili di sekitar kawasan hutan. Selain penyaluran bantuan pendidikan, Perhutani juga menggelar program interaktif bertajuk Perhutani Mengajar yang mengajak anak-anak belajar praktik menanam pohon bersama komunitas Srikandi Perhutani.
“Dengan begitu, anak-anak tumbuh menjadi generasi yang peduli terhadap lingkungan, hutan, dan masa depan bumi,” ujarnya.
Sandy menambahkan bahwa melalui jaringan YTRP, pihak Perhutani saat ini secara aktif mengelola sembilan puluh tiga unit TK Tunas Rimba yang tersebar luas di Pulau Jawa dan Madura dengan jumlah siswa mencapai lebih dari tiga ribu sembilan ratus anak. Menurut dia, keberadaan sarana pendidikan yang terafiliasi ini diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dasar sekaligus membangun karakter generasi muda yang berwawasan lingkungan.
Ketua YTRP, Judya Paramita, mengatakan bahwa dukungan yang diberikan perusahaan diharapkan tidak hanya menunjang kegiatan belajar mengajar secara teknis, tetapi juga mengakar pada penguatan pendidikan karakter keberlanjutan sejak usia dini. Sementara itu, Kepala TK Tunas Rimba Bumijawa, Mega, menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan strategis yang diberikan oleh Perhutani. Ia berharap seluruh bentuk dukungan tersebut dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus menarik minat masyarakat sekitar untuk menyekolahkan anaknya di lingkungan TK Tunas Rimba.
