Dukung Ekonomi Inklusif, PNM Berdayakan Penyandang Disabilitas Lewat Pelatihan Ecoprint
Jakarta, sustainlifetoday.com – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PNM Peduli menyelenggarakan pelatihan ecoprint bagi 50 penyandang disabilitas di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan peluang ekonomi baru yang inklusif sekaligus merespons tren fesyen berkelanjutan yang kian berkembang di Indonesia.
Program pemberdayaan ini berangkat dari realitas terkait masih minimnya akses dan kesempatan kerja yang setara bagi kelompok disabilitas. Di tengah tingginya semangat mereka untuk berkarya, ruang untuk mendapatkan pelatihan dan peluang usaha yang layak masih menjadi tantangan besar.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta dibekali keterampilan mengolah selembar kain menjadi produk bernilai tambah menggunakan teknik ecoprint, yakni mencetak motif alami dengan memanfaatkan dedaunan dan bunga. Keterampilan ini membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk menghasilkan karya kreatif yang ramah lingkungan.
Direktur Utama PNM, Kindaris, meyakini bahwa program pemberdayaan akan memberikan dampak yang jauh lebih besar apabila masyarakat dibekali keterampilan praktis yang dapat langsung dikonversi menjadi peluang usaha.
“Kami ingin pelatihan ini menjadi titik awal lahirnya karya-karya yang tidak hanya bernilai seni, tetapi juga memiliki nilai ekonomi. Ketika peserta memiliki keterampilan dan kepercayaan diri, mereka akan lebih siap membangun usaha secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Kindaris dalam siaran persnya, Kamis (30/7).
Menurutnya, pelatihan ecoprint ini juga berfungsi sebagai katalis untuk membangun kembali rasa percaya diri para peserta. Pasalnya, hambatan utama yang kerap dihadapi penyandang disabilitas tidak sekadar terbatasnya akses lapangan kerja, melainkan juga minimnya ruang apresiasi untuk menunjukkan potensi nyata yang mereka miliki.
BACA JUGA
- Wamen PPPA Soroti Rendahnya Keterwakilan Perempuan di Jabatan Pimpinan Tinggi ASN
- Kemarau Ekstrem Susutkan Air Bendungan Karian Hingga Munculkan Sisa Permukiman Lama
- Indonesia Gandeng Jepang Kembangkan World Mangrove Center untuk Mitigasi Perubahan Iklim
Langkah ini sejalan dengan komitmen keberlanjutan PNM dalam menghadirkan program pemberdayaan yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat. Mengusung semangat “Disabilitas Berdaya”, PNM menargetkan pelatihan ini dapat melahirkan wirausahawan baru yang tangguh, mampu mengangkat kesejahteraan keluarga, dan memperkuat ekosistem ekonomi yang lebih inklusif.
Turut hadir dalam agenda pelatihan tersebut perwakilan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bekasi, anggota DPRD Kabupaten Bekasi, serta jajaran perangkat daerah lainnya. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan ini menegaskan bahwa upaya memandirikan penyandang disabilitas secara ekonomi mutlak membutuhkan sinergi dan dukungan kolektif dari seluruh pihak.
