Budaya Bersih Suporter Jepang Kembali Jadi Inspirasi di Piala Dunia 2026
Jakarta, sustainlifetoday.com – Suporter tim nasional Jepang kembali mencuri perhatian dunia pada Piala Dunia 2026. Meski tim Samurai Biru harus mengakhiri langkahnya usai kalah dari Brasil di babak 32 besar, para pendukungnya tetap mempertahankan tradisi membersihkan tribun stadion setelah pertandingan.
Menariknya, pada gelaran Piala Dunia kali ini, para suporter juga membawa kantong plastik berwarna biru yang memiliki fungsi lebih dari sekadar wadah sampah.
Kantong tersebut dibagikan dan digunakan bersama oleh para pendukung Jepang di tribun. Sebelum pertandingan dimulai, kantong plastik itu dimanfaatkan untuk menciptakan koreografi visual saat para pemain memasuki lapangan.
Para suporter meniup kantong hingga mengembang seperti balon. Ketika lampu stadion diredupkan, mereka menyalakan lampu ponsel di balik kantong plastik tersebut sehingga menghasilkan efek cahaya berwarna biru yang menarik di seluruh tribun.
Setelah pertandingan berakhir, kantong yang sama kemudian digunakan untuk mengumpulkan sampah di area tempat duduk penonton.
BACA JUGA
- Lippo Malls Indonesia Integrasikan ESG melalui Perluasan PLTS Atap
- IKEA Indonesia Perkuat ESG Lewat Daur Ulang dan Dukungan bagi UMKM
- POPSI Minta Implementasi B50 Dilakukan Bertahap demi Lindungi Petani Sawit
Aksi tersebut kembali menunjukkan budaya disiplin, tanggung jawab kolektif, serta kepedulian terhadap kebersihan yang telah lama menjadi ciri khas para pendukung Jepang di berbagai ajang olahraga internasional.
“Kami mencintai kebersihan,” ujar salah satu suporter Jepang, Misaki Kawamuta seperti dikutip dari O Globo pada Rabu (1/7).
Ia menegaskan bahwa menjaga kebersihan merupakan bagian dari kebiasaan yang telah melekat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Jepang.
