Unisma Buka Prodi S1 Sains Lingkungan, Perkuat SDM untuk Isu Ekologi
Jakarta, sustainlifetoday.com – Universitas Islam Malang (Unisma) resmi memperluas jangkauan akademiknya dengan membuka Program Studi (Prodi) S1 Sains Lingkungan. Program studi baru ini diharapkan dapat memperkuat pengembangan sumber daya manusia dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan dan ekologi global.
Pembukaan program tersebut ditandai dengan terbitnya izin operasional dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui SK Nomor 185/B/O/2026.
Rektor Unisma, Prof. Drs. H. Junaidi, M.Pd., Ph.D., mengatakan prodi baru yang berada di bawah naungan Fakultas MIPA tersebut sudah mulai menerima mahasiswa baru untuk tahun akademik 2026–2027.
“Izin operasional sudah kami terima. Ini adalah kado bagi Unisma untuk terus memberikan kontribusi nyata pada isu-isu ekologi global. Saat ini kami langsung tancap gas melakukan penerimaan mahasiswa baru,” ujar Prof. Junaidi dikutip Kamis (12/3).
Pihak fakultas menyatakan optimistis terhadap antusiasme calon mahasiswa. Pembukaan pendaftaran yang dimulai sejak gelombang pertama juga memberikan waktu yang lebih panjang bagi masyarakat untuk mendaftar.
Pembukaan program studi ini juga bertepatan dengan meningkatnya capaian Unisma di tingkat internasional. Berdasarkan data SCImago Institutions Rankings (SIR) 2026, Unisma menempati peringkat 51 nasional dari ribuan perguruan tinggi di Indonesia.
BACA JUGA
- Tewaskan Tujuh Orang, KLH Dalami Penyebab Longsor Sampah di TPST Bantargebang
- Ilmuwan Uji Teknologi Serap Karbon di Laut untuk Lawan Pemanasan Global
- Produksi Sampah Tinggi, Menteri LH Sebut Jakarta Masih Berstatus Kota Kotor
Capaian tersebut menjadikan Unisma sebagai perguruan tinggi swasta peringkat pertama di Malang Raya sekaligus masuk dalam jajaran 10 besar perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia.
Penilaian dalam pemeringkatan tersebut didasarkan pada tiga indikator utama, yaitu kinerja riset sebesar 50 persen, inovasi 30 persen, dan dampak sosial 20 persen.
“Posisi kita bahkan dua level lebih baik dari ‘saudara tua’ (universitas negeri di Malang) yang berada di peringkat 53. Ini membuktikan kualitas riset dan inovasi di Unisma, termasuk prodi baru yang kami buka, memiliki standar yang tinggi,” tambah Prof. Junaidi.
BACA JUGA
