PELANUSA Bawa Semangat Ramah Lingkungan ke Panggung IN2MF 2025
JAKARTA, sustainlifetoday.com — Brand PELANUSA yang digawangi oleh desainer Wulan & Yanti menampilkan koleksi bertajuk “Quilt on Indonesian Wastra” dalam perhelatan Indonesia International Modest Fashion Festival (IN2MF) 2025 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran. Koleksi ini menjadi representasi kuat bagaimana keindahan budaya lokal dapat berpadu dengan nilai-nilai keberlanjutan dan kesadaran lingkungan.
“Quilt on Indonesian Wastra” memadukan teknik quilting global dengan kearifan lokal Indonesia, menampilkan busana yang tidak hanya estetis, tetapi juga membawa pesan ramah lingkungan dan pemberdayaan perempuan. Koleksi ini menggunakan bahan alami dan daur ulang, seperti Kain Wastra Malang berbahan kupu sutra dan kapas alami, Tenun Gedog Tuban dari benang kapas cokelat, serta kain perca limbah batik warna cerah dari Pekalongan.
Potongan kain sisa diolah kembali melalui teknik patchwork dan aplikasi menjadi elemen dekoratif seperti blok kotak, segi enam, kincir, dan bunga. Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana kreativitas dapat menjadi solusi terhadap limbah tekstil, sekaligus menghidupkan kembali tradisi menjahit dan menenun sebagai bentuk ekspresi yang berkelanjutan.

Palet warna koleksi ini terinspirasi dari pemandangan pagi hari dari jendela kereta api, cahaya matahari yang memantul di hamparan sawah keemasan, menggambarkan rasa syukur terhadap alam dan kehidupan.
Baca Juga:
- September 2025 Jadi Bulan Terpanas Ketiga Sepanjang Sejarah
- Buka IN2MF 2025, Gubernur BI: Indonesia Peringkat 3 Ekonomi Syariah Dunia
- Bahas Akses Pendanaan hingga Strategi Pemberdayaan UMKM, AKUMANDIRI Audiensi dengan Wapres
Warna-warna natural dan lembut berpadu harmonis dengan tekstur quilt yang kaya detail, menciptakan tampilan yang hangat, lembut, namun penuh makna.
Melalui delapan tampilan yang dihadirkan, PELANUSA menonjolkan semangat kebersamaan, partisipasi, dan ketekunan perempuan dalam menjaga keberlanjutan hidup dan budaya. Filosofi tersebut terwujud dalam proses kreatif yang menghargai kehidupan lokal, ketekunan tangan pengrajin, dan kelestarian alam.
