Kondisi ‘Overcapacity’ dan Cuaca Kering, Kebakaran Kembali Melanda TPA Jatibarang
Jakarta, sustainlifetoday.com – Kebakaran kembali melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (30/9/2026) malam. Kobaran api diperkirakan menghanguskan sekitar 10 hektare area penampungan sampah di kawasan tersebut.
Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Kota Semarang, Sih Rianung, memaparkan bahwa titik api teridentifikasi menyebar di zona 1, 2, dan 3 TPA Jatibarang. Sebanyak belasan armada pemadam kebakaran, truk tangki pasokan air, serta sekitar 50 personel diterjunkan ke lokasi untuk mengisolasi sebaran api.
“Petugas berusaha melokalisasi area yang terbakar agar tidak meluas,” kata Sih, dikutip dari Antara pada Kamis (1/10/2026).
Pada Kamis (1/10/2026) pagi, kobaran api utama dilaporkan telah berhasil dikendalikan, sementara tim gabungan terus melakukan proses pendinginan untuk memadamkan sisa-sisa bara api di bawah tumpukan sampah.
BACA JUGA
- Riset Climate Impact Lab: El Nino Ekstrem Ancam 19.300 Nyawa di Indonesia Akibat Suhu Panas
- VDNI Targetkan Pangkas 43 Ribu Ton Emisi GRK Lewat Elektrifikasi Logistik Smelter
- Kritik Proyek PSEL Rp89 Triliun, Walhi: Abaikan Tata Kelola Hulu dan Berisiko Bebani APBN
Dugaan sementara menunjukkan bahwa insiden ini terpicu oleh tingginya akumulasi konsentrasi gas metana ($\text{CH}_4$) dari reaksi pembusukan sampah organik di dalam gunungan TPA, yang terkatalisis oleh kondisi cuaca panas dan kering. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, titik api pertama sebenarnya telah terdeteksi sejak Senin (28/9/2026), menyusul kejadian serupa pada 17 September lalu.
Kebakaran berulang ini menyoroti krisis kapasitas di TPA Jatibarang. Beroperasi sejak 1990 di atas lahan seluas 46,18 hektare dengan kapasitas daya tampung 4,15 juta meter kubik, TPA tunggal di Kota Semarang ini telah mengalami overcapacity dengan estimasi sisa umur pakai hanya sekitar 3 tahun lagi.
Fenomena kebakaran TPA Jatibarang menambah panjang daftar kerentanan pengelolaan sampah nasional. TPA Jatibarang menjadi satu dari 43 TPA di Indonesia yang mengalami insiden kebakaran sepanjang tahun 2026, menyusul peristiwa serupa di TPA Jatiwaringin (Kabupaten Tangerang) dan TPA Putri Cempo (Surakarta).
