Capai Swasembada Beras, Pemerintah Hentikan Pembukaan Kawasan Hutan untuk Cetak Sawah
Jakarta, sustainlifetoday.com – Pemerintah mengumumkan keputusan strategis untuk menghentikan pembukaan kawasan hutan baru untuk program cetak sawah. Ke depan, pemenuhan produksi pangan dan energi nasional akan difokuskan pada pemanfaatan serta pemulihan lahan-lahan yang telah mengalami degradasi.
Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil seiring dengan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada beras nasional setelah 42 tahun.
Hashim memaparkan bahwa stok cadangan beras pemerintah saat ini telah menembus angka 5,3 juta ton dan diproyeksikan terus meningkat.
“Pemerintah Indonesia, khususnya Kementerian Pertanian, melalui saya sebagai utusan khusus ingin menyampaikan bahwa saat ini tidak diperlukan perluasan penanaman padi di kawasan hutan,” kata Hashim dalam sambutannya di Indonesia International Sustainability Forum 2026, Selasa (6/10/2026).
Hashim menambahkan, pencapaian ketahanan pangan ini berhasil diwujudkan tanpa perlu mengeksekusi rencana pembukaan 2 juta hektare lahan baru di ekosistem rawa Papua dan Kalimantan.
Keberhasilan swasembada ini utamanya didorong oleh efektivitas berbagai stimulus dan program insentif yang disalurkan pemerintah kepada para petani.
BACA JUGA
