Antisipasi Potensi Karhutla di Jambi, PetroChina Terjunkan Tim dan Pasokan Peralatan Pemadaman
Jakarta, sustainlifetoday.com – Memasuki musim kemarau, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Provinsi Jambi dilaporkan meningkat. Menanggapi situasi tersebut, PetroChina International Jabung Ltd. mengerahkan personel serta peralatan pemadaman guna mendukung penanganan karhutla di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Dalam kurun dua bulan terakhir, PetroChina tercatat telah terlibat sebanyak 10 kali dalam operasi pemadaman karhutla di berbagai desa pada dua kabupaten tersebut. Pengerahan sumber daya ini dilakukan untuk mendukung tim gabungan di lapangan secara responsif.
Salah satu aksi pemadaman terbaru terkonsentrasi di sekitar jalur pipa dan fasilitas NEB Station di Pematang Lumut, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Dalam penanganan di titik riskan tersebut, PetroChina menurunkan satu unit fire truck, vacuum truck, portable fire pump, serta tim penanganan karhutla lintas departemen yang mencakup Health, Safety and Environment (HSE), Security, hingga Construction.
Penanganan karhutla dilaksanakan melalui koordinasi terpadu bersama elemen Satgas Karhutla daerah, yang terdiri dari unsur TNI, Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta jajaran perusahaan sekitar.
BACA JUGA
- INAGA Targetkan Indonesia Jadi Pemimpin Geothermal Dunia pada 2030
- Kementerian Kebudayaan Siap Jadi Wali Data Masyarakat Adat
- Usai 13 Hari Dilanda Karhutla, Wisata Gunung Bromo Kembali Dibuka 20 Agustus
Selain memprioritaskan pemadaman di area terdampak, PetroChina memperkuat mitigasi preventif melalui program pelatihan pencegahan kebakaran bagi pekerja internal, mitra kerja, dan instansi pemerintah terkait.
Melalui skema Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM), perusahaan turut memfasilitasi pembentukan unit-unit Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) bersama pemerintah daerah. Inisiatif ini difokuskan untuk meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan masyarakat lokal dalam merespons potensi ancaman karhutla di sekitar Wilayah Kerja Jabung.
