Dorong Hilirisasi Inovasi, WIKA Gandeng BRIN Kembangkan Teknologi Rumah Beton Pracetak
Jakarta, sustainlifetoday.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mempercepat pengembangan riset dan inovasi di industri konstruksi nasional. Kolaborasi strategis ini diarahkan guna melahirkan teknologi konstruksi yang inovatif, aplikatif, efisien, berdaya saing, serta selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.
Kerja sama riset ini dirancang untuk mengeksplorasi dan mengembangkan alternatif teknologi yang lebih ramah lingkungan demi memperkuat penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di seluruh rantai operasional sektor konstruksi.
Direktur Utama WIKA, I Ketut Pasek Senjaya, menyampaikan bahwa kolaborasi bersama BRIN merupakan pijakan krusial bagi WIKA Group dalam memperkuat kapasitas riset sekaligus memacu komersialisasi teknologi yang relevan dengan dinamika industri.
“Kami berharap kerja sama ini tidak berhenti pada riset, tetapi dapat menghasilkan teknologi yang aplikatif dan dapat dihilirisasi, termasuk alternatif teknologi yang lebih ramah lingkungan untuk mendukung penerapan ESG dan pembangunan berkelanjutan,” ujar Pasek dalam keterangannya, Selasa (18/8).
Melalui Nota Kesepahaman tersebut, BRIN dan WIKA menyepakati skema kolaborasi holistik yang mencakup proses penelitian, pengembangan, pengkajian, penerapan, hingga investasi serta inovasi teknologi konstruksi dengan melibatkan sinergi lintas entitas di lingkungan WIKA Group.
BACA JUGA
- Aktivitas Seismik di NTT Masih Tinggi, BMKG Imbau Warga Waspadai Gempa Susulan
- Upacara HUT RI ke-81 di Ciliwung Jadi Momentum Gaungkan Semangat Kemerdekaan Ekologis
- Peringati HUT RI ke-81, Taman Margasatwa Ragunan Gelar Atraksi Satwa
Adapun ruang lingkup kerja sama teknis ini mencakup:
- Pengembangan teknologi rumah beton pracetak (precast)
- Teknologi beton dan sistem konstruksi perkeretaapian
- Inovasi beton tangguh untuk struktur tanggul laut
- Pengkajian teknologi konstruksi Small Modular Reactor (SMR) nuklir
- Formulasi material beton rendah emisi dan ramah lingkungan
Inovasi teknologi ini diharapkan menjadi solusi konkret dalam menghadirkan alternatif material, metode, serta efisiensi pemanfaatan sumber daya yang meminimalisasi jejak dampak lingkungan.
“Selain pengembangan teknologi, kerja sama ini turut mencakup pemanfaatan sarana dan prasarana, pendayagunaan personel dan tenaga ahli, pertukaran data dan informasi, serta pengembangan kapasitas sumber daya manusia berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi,” pungkasnya.
