PM Jepang Apresiasi RI sebagai Kunci Energi Asia di Tengah Gejolak Timur Tengah
JAKARTA, sustainlifetoday.com — Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi, memuji Indonesia saat bertemu Presiden Prabowo Subianto di Tokyo, Selasa (31/3). Pertemuan ini menyoroti peran strategis Indonesia dalam sektor energi di tengah gejolak global.
“Mengingat situasi di Iran, pentingnya strategis sumber daya dan keamanan energi sekali lagi diakui secara global. Indonesia adalah negara yang kaya akan sumber daya alam,” kata Takaichi, dikutip Reuters.
Indonesia dikenal sebagai pemain kunci dalam batubara termal untuk pembangkit listrik, sekaligus memasok sekitar setengah dari ekspor global. RI juga menjadi pengekspor gas alam cair utama, dengan sekitar seperempat pengirimannya ditujukan ke Jepang.
Pekan lalu, Jepang mengumumkan akan meningkatkan penggunaan pembangkit listrik tenaga batu bara mulai April untuk mengurangi dampak gangguan impor gas alam cair. Selain itu, Jepang juga menyiapkan cadangan minyak, meluncurkan subsidi, dan mencari sumber energi alternatif di luar Timur Tengah.
BACA JUGA
- Rorotan Jadi Percontohan, KLH Dorong Pemilahan Sampah dari Rumah
- Tito Karnavian: Kebijakan Soal WFH Kemungkinan Diumumkan Besok
- Hari Nol Sampah Sedunia, Dorong Perubahan Pola Konsumsi dan Pengelolaan Limbah
Pertemuan puncak ini berlangsung di tengah ketegangan di kawasan Teluk Persia akibat serangan AS-Israel, yang memicu Iran menutup jalur pelayaran minyak global Selat Hormuz. Penutupan ini meningkatkan kekhawatiran soal pasokan minyak dan gas ke negara-negara Asia.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menegaskan komitmen kedua negara untuk meredam konflik, serta mendorong partisipasi Jepang dalam pengembangan perekonomian Indonesia, termasuk sektor mineral kritis, unsur tanah jarang, industrialisasi, dan energi nuklir.
