Dorong Transparansi ESG, UI GreenMetric dan KLH Bahas Sistem Pemeringkatan Korporasi
Jakarta, sustainlifetoday.com – UI GreenMetric World University Rankings menjajaki pengembangan sistem pemeringkatan keberlanjutan korporasi di Indonesia bersama Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Inisiatif tersebut dibahas dalam pertemuan strategis yang digelar di Plaza Kuningan Tower, Jakarta Selatan, pada akhir Februari lalu.
Pertemuan ini juga menelaah pengalaman Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan (PROPER) yang telah dijalankan pemerintah sejak 1995.
Selama ini, PROPER menjadi instrumen pemerintah dalam memantau kinerja lingkungan perusahaan di berbagai sektor melalui indikator yang transparan dan terukur. Hasil evaluasi kemudian dipublikasikan kepada masyarakat dalam bentuk peringkat kinerja lingkungan perusahaan.
Pengalaman panjang PROPER dinilai dapat menjadi referensi penting dalam merancang sistem penilaian keberlanjutan korporasi yang lebih komprehensif dan berbasis data.
Kepala UI GreenMetric Dr. Vishnu Juwono menilai kolaborasi dengan KLH menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem penilaian keberlanjutan perusahaan di Indonesia.
“Kami berharap inisiatif ini dapat mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia tidak hanya memenuhi standar kepatuhan lingkungan, tetapi juga bergerak menuju praktik keberlanjutan yang lebih maju dan berdaya saing global,” kata Vishnu dalam siaran pers, Selasa (10/3).
Menurut Vishnu, sistem pemeringkatan yang kuat dapat membantu perusahaan memahami risiko lingkungan dan perubahan iklim secara lebih komprehensif. Selain itu, pendekatan tersebut juga dinilai mampu meningkatkan daya saing korporasi dalam ekonomi global yang semakin berorientasi pada pembangunan rendah karbon.
BACA JUGA
- ESG Berubah Jadi Risiko Finansial, Mardiasmo Soroti Dampaknya pada Cost of Capital
- Governance Failures Bisa Picu Krisis Reputasi Korporasi, Ini Peringatan Herry Ginanjar
- Herry Putranto Ingatkan Risiko Iklim terhadap Operasional dan Rantai Pasok Global
Deputi Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan KLH Dr. Rasio Ridho Sani menyatakan bahwa PROPER selama ini menjadi instrumen penting pemerintah dalam mendorong transparansi kinerja lingkungan perusahaan.
“Program PROPER dirancang untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas kinerja lingkungan perusahaan. Kami menyambut baik kolaborasi dengan UI GreenMetric untuk memperluas pemanfaatan pendekatan berbasis data dalam mendorong perusahaan meningkatkan kinerja lingkungan secara berkelanjutan,” kata Rasio.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor usaha menjadi faktor penting dalam memperkuat tata kelola lingkungan di Indonesia. Kolaborasi lintas sektor juga dinilai dapat mempercepat transisi menuju ekonomi hijau.
Delegasi UI GreenMetric yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Vishnu Juwono, Dr. Abellia Anggi Wardani, Rahmi, Sabrina Hikmah Ramadianti, dan Riska Putri Hariyadi. Dari pihak KLH hadir Rasio Ridho Sani serta Sena Pradipta.
Pertemuan tersebut juga ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama dalam rangka bulan Ramadan.
BACA JUGA
