Solar Radiance Garap PLTS Atap di RS Mardi Rahayu, Portofolio Energi Terbarukan Tembus 41 MWp
Jakarta, sustainlifetoday.com – PT Mitra Solar Radians (Solar Radiance), entitas bisnis Grup Baramulti di bawah PT Baramulti Suksessarana Tbk (BSSR), memperkuat ekspansi portofolio energi terbarukannya di sektor komersial dan industri (C&I). Perusahaan mencatatkan rekam jejak penyelesaian lebih dari 30 proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan akumulasi kapasitas terpasang mencapai 41 MWp yang tersebar di Pulau Jawa, Sumatra, dan Sulawesi.
Melalui puluhan fasilitas tersebut, Solar Radiance telah memproduksi lebih dari 180.000 MWh energi bersih dan mereduksi emisi karbon hingga 200.000 ton CO2.
Teranyar, Solar Radiance meresmikan instalasi sistem PLTS Atap berkapasitas 416 kWp di Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu, Kudus, Jawa Tengah. Inisiatif di sektor kesehatan ini mengadopsi skema sewa fleksibel berjangka waktu 25 tahun tanpa kebutuhan belanja modal awal (zero capex) dari pihak rumah sakit.
Infrastruktur PLTS Atap ini diproyeksikan memproduksi pasokan listrik bersih sekitar 584,40 MWh per tahun serta menekan emisi hingga 521 ton CO2 per tahun, atau setara akumulasi 12.077 ton CO2 selama masa kontrak berlangsung.
Head of Business Development Solar Radiance, Billy Jayadi, mengungkapkan bahwa eksekusi teknis instalasi energi surya di fasilitas layanan kesehatan memiliki kompleksitas tinggi karena dinamika operasional rumah sakit yang berlangsung nonstop 24 jam.
“Bagi Solar Radiance, pencapaian 9.405 work manhour dengan 100% zero accident menunjukkan pentingnya disiplin dan perencanaan dalam menjalankan proyek, terlebih di lingkungan rumah sakit yang beroperasi 24 jam,” ujar Billy dalam keterangan resminya, Jumat (2/10/2026).
Billy menambahkan bahwa tingkat keandalan dan standar keselamatan operasional pada proyek ini menjadi pijakan utama bagi anak usaha BSSR tersebut untuk memperluas penetrasi pasar C&I di Indonesia.
BACA JUGA
- Masuk Fase Kedua Hilirisasi, Pemerintah Targetkan Ekosistem Baterai EV dan BESS Hingga 2040
- Hotspot Karhutla Jadi 893 Titik, Kemenhut Intensifkan Operasi Udara dan Evakuasi Satwa
- Kritik Proyek PSEL Rp89 Triliun, Walhi: Abaikan Tata Kelola Hulu dan Berisiko Bebani APBN
Direktur Utama RS Mardi Rahayu, Pujianto, menyampaikan bahwa pengadopsian energi surya dari Solar Radiance merupakan bagian integral dari transformasi menuju Green Hospital demi mengoptimalkan efisiensi biaya operasional dan beban energi.
“Pemanfaatan PLTS menjadi salah satu langkah nyata kami menuju rumah sakit yang lebih efisien dan berkelanjutan. Saat ini kami juga sedang merencanakan proyek PLTS tahap kedua di gedung parkir dan gedung rawat inap Betania yang masih dalam tahap pembangunan,” kata Pujianto.
Solar Radiance terus berfokus pada pendanaan, pembangunan, dan pengoperasian sistem PLTS Atap bagi pelanggan komersial dan industri guna mendukung percepatan transisi energi di sektor swasta.
