IPCM Raih Tiga Penghargaan di ARA 2024, Perkuat Komitmen Transparansi dan Tata Kelola Berkelanjutan
JAKARTA, sustainlifetoday.com — PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM), bagian dari Pelindo Group yang bergerak di sektor jasa pemanduan dan penundaan kapal, kembali menorehkan pencapaian penting dalam ajang Annual Report Award (ARA) 2024 yang digelar di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Tahun ini, IPCM berhasil meraih tiga penghargaan sekaligus: Juara 1 BUMN Klaster 1T–5T, Juara Umum Klaster 1T–5T, serta Juara Umum Perusahaan Go Public Non-Keuangan.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, bersama jajaran Komisaris dan Direksi di Gedung BEI, Senin (8/12).
Raihan ini menjadi bukti komitmen IPCM dalam menyusun laporan berstandar tinggi, dengan integritas, transparansi, dan akuntabilitas sebagai fondasi utama. Prestasi ini juga menegaskan posisi IPCM sebagai perusahaan jasa kemaritiman nasional yang modern, kredibel, dan adaptif terhadap tuntutan tata kelola berkelanjutan.
Komisaris Utama, R.R Dewi Ariyani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan IPCM.
“Atas nama Dewan Komisaris, saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Direksi, manajemen, dan seluruh insan JAI. Penghargaan ini adalah milik kita semua, dan menjadi penyemangat untuk terus menghadirkan kinerja terbaik serta menjaga JAI sebagai perusahaan yang modern, berdaya saing, dan dapat dipercaya.” ujarnya.
Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, menambahkan bahwa penghargaan ini merupakan bukti komitmen perusahaan dalam menjaga tata kelola terbaik:
“Penghargaan ini merupakan wujud dari kerja keras seluruh insan IPCM yang terus berkomitmen menjaga standar tata kelola terbaik. Kami percaya bahwa laporan tahunan bukan sekadar kewajiban, tetapi bagian penting dari transparansi dan pertanggungjawaban perusahaan kepada pemangku kepentingan. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelaporan dan kinerja perusahaan kedepan,” ujarnya.
Pelaksanaan ARA 2024 yang kembali digelar pada 2025 menilai kualitas Laporan Tahunan dan Laporan Keberlanjutan perusahaan tahun buku 2024. Ajang ini merupakan kolaborasi Komite Nasional Kebijakan Governansi (KNKG) dengan tujuh institusi, termasuk OJK, BEI, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Dalam Negeri, Badan Pengaturan BUMN, DJP Kemenkeu, dan IAI.
Baca Juga:
- Sindir SPBU Swasta yang Jual Kopi hingga Jasa Pijat, Bahlil: Apa Urusannya Sama Gua?
- Menag: Bahasa Agama Seperti Pahala dan Dosa Lebih Efektif Cegah Kerusakan Lingkungan
- Gajah Bantu Pemulihan Lingkungan Pascabanjir, BKSDA Aceh Pastikan Animal Welfare
Mengangkat tema “Leading with Integrity, Transparency, and Accountability: The Path to a Sustainable Future”, ARA tahun ini menekankan bahwa Laporan Tahunan kini menjadi instrumen strategis untuk mengukur kualitas governansi dan keberlanjutan perusahaan, bukan sekadar pemenuhan regulasi.
Sistem penilaian juga mengacu pada standar terkini seperti POJK 51/2017, SEOJK 16/2021, PUGKI 2021, dan ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS).
Sebanyak 206 perusahaan mendaftar sebagai peserta ARA, meningkat 23 persen dari tahun sebelumnya. Dari jumlah itu, 171 perusahaan dinilai secara komprehensif melalui desk evaluation dan wawancara langsung. Pengelompokan peserta dilakukan dalam tiga klaster pendapatan: <1 triliun, 1–5 triliun, dan >5 triliun.
IPCM sendiri masuk dalam klaster 1–5 triliun, kategori BUMN, dan go public non-keuangan.
Ketua Dewan Juri ARA 2024, Lindawati Gani, menyampaikan bahwa tahun ini penilaian lebih menekankan integritas, transparansi, dan pemikiran terintegrasi. Menurutnya, perusahaan dinilai dari kemampuan menginternalisasi strategi keberlanjutan ke dalam proses bisnis.
“Dalam proses penilaian, Dewan Juri ARA 2024 selalu menjaga objektifitas penjurian. Hal ini tercermin melalui proses penjurian yang dilakukan secara independen dan menjunjung tinggi profesionalisme. Sesuai dengan prinsip governance yang baik. Keseluruhan proses penjurian dilakukan tetap berada di bawah oversight dari pimpinan KNKG,” ujar Lindawati.
Baca Juga:
