Hari Pangan Sedunia, Pertamina Patra Niaga Perkuat Subak dan Pemberdayaan KWT di Bali
Jakarta, sustainlifetoday.com – Memperingati Hari Pangan Sedunia yang jatuh pada 16 Oktober, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan berbasis masyarakat di Bali. Langkah ini diwujudkan melalui Program Pedungan Bright Green binaan Fuel Terminal (FT) Sanggaran dan Program Jejaring Ulakan binaan Integrated Terminal (IT) Manggis.
Kedua inisiatif Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut difokuskan pada revitalisasi sistem irigasi tradisional, pelestarian lingkungan pertanian, serta pengembangan kapasitas ekonomi kelompok tani secara inklusif.
Program Pedungan Bright Green yang berjalan sejak 2023 berfokus pada perbaikan kualitas lingkungan bentang subak dan peningkatan produktivitas petani. Pekaseh sekaligus Ketua Kelompok Tani Program Pedungan Bright Green, I Nyoman Mudarsana, mengapresiasi kontribusi perseroan dalam menjaga keberlanjutan tradisi pertanian lokal.
“Kami mengapresiasi dukungan Pertamina Patra Niaga melalui Program Pedungan Bright Green. Kami berharap program ini dapat terus mendukung perbaikan lingkungan subak, penguatan sistem irigasi, dan peningkatan ekonomi petani. Dengan lingkungan pertanian yang terjaga dan pengairan yang semakin baik, kami berharap aktivitas pertanian dapat terus berjalan secara berkelanjutan sehingga turut mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat,” ujar I Nyoman Mudarsana.
Di sisi lain, Program Jejaring Ulakan yang diinisiasi IT Manggis sejak 2022 membina Kelompok Wanita Tani (KWT) Satya Luih Lestari dan Nampo Sari di area operasional perusahaan. Inisiatif ini mendorong utilisasi greenhouse dan pengolahan produk pertanian bernilai tambah guna memperkuat kemandirian ekonomi perempuan di perdesaan.
BACA JUGA
- Tekan Risiko Kepunahan Satwa Dampak Karhutla, Kemenhut Evakuasi 232 Satwa Liar
- Atasi 10 Ribu Hektare Lahan Rawan Karhutla, Pemerintah Libatkan 350 Perusahaan di Kalsel
- Antisipasi Dugaan Wabah di Rusia, Pakar UGM Dorong Penguatan Surveilans Vektor Penyakit Pes
Local Hero Program Jejaring Ulakan, I Made Suma Mergantini, menyampaikan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi diversifikasi usaha tani lokal.
“Kami mengapresiasi dukungan Pertamina Patra Niaga melalui Program Jejaring Ulakan yang memberikan kesempatan bagi kelompok wanita tani untuk terus mengembangkan potensi pertanian lokal. Melalui pendampingan ini, kami berharap kelompok semakin mandiri dan produktif serta mampu mengoptimalkan potensi yang ada. Kami juga berharap kegiatan pertanian yang dikembangkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekaligus berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan secara berkelanjutan,” ujar I Made Suma Mergantini.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan bahwa ketahanan pangan nasional bertumpu pada penguatan ekosistem pertanian dari tingkat tapak.
“Momentum Hari Pangan Sedunia menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan perlu didukung melalui upaya yang berkelanjutan, termasuk dengan menjaga lingkungan pertanian dan memperkuat peran masyarakat,” jelas Ahad.
Ahad berharap sinergi pelestarian lingkungan irigasi subak dan pemberdayaan KWT ini dapat memberikan dampak positif berjangka panjang.
“Kami berharap program yang telah berjalan ini dapat terus mendorong kemandirian masyarakat, meningkatkan kesejahteraan petani, dan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi lingkungan serta masyarakat sekitar,” tutup Ahad.
