Penjualan Mobil Listrik di Malaysia Melonjak Sepanjang 2025, BYD Kuasai Pasar
Jakarta, sustainlifetoday.com — Tren kendaraan listrik terus menunjukkan pertumbuhan signifikan di kawasan Asia Tenggara. Tidak hanya di Indonesia, penjualan mobil listrik di Malaysia juga mengalami lonjakan sepanjang 2025. Sejalan dengan tren di Indonesia, merek mobil listrik asal China, BYD, menjadi pemain paling dominan di pasar Malaysia.
Berdasarkan data pendaftaran kendaraan listrik dari Departemen Transportasi Jalan (JPJ), BYD mencatatkan 14.407 unit mobil listrik baru yang terdaftar di Malaysia. Angka tersebut menempatkan BYD jauh di atas para pesaingnya di segmen kendaraan listrik.
Dominasi BYD juga tercermin di Indonesia. Sepanjang 2025, BYD mencatatkan distribusi sebanyak 46.711 unit dengan penjualan ritel mencapai 44.342 unit, menempatkannya di puncak pasar mobil listrik nasional dan memperkuat posisinya sebagai pemimpin regional.
Di Malaysia, posisi kedua ditempati oleh merek lokal Proton dengan total penjualan 8.890 unit. Model eMas 7 menjadi kontributor utama penjualan, sementara eMas 5 menyumbang sebagian kecil dari total angka tersebut.
Baca Juga:
- Pertamina NRE Gandeng Perusahaan Energi Bersih China Percepat Transisi Energi Nasional
- PGE Percepat Transisi Energi Bersih Lewat Ekspansi Panas Bumi 727 MW
- Walhi: Hilangnya Hutan di DAS Jambo Aye Jadi Penyebab Banjir di Aceh
Posisi tiga besar dilengkapi oleh Tesla. Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat ini mencatatkan 7.282 unit kendaraan listrik terdaftar sepanjang 2025. Selisih penjualan Tesla dengan Proton tercatat lebih kecil dibanding jarak keduanya dengan BYD, yakni 1.708 unit.
Di luar tiga besar, posisi keempat ditempati Zeekr dengan 2.560 unit terdaftar, yang sebagian besar berasal dari model 7X. Merek premium ini mengungguli Xpeng di peringkat kelima dengan 1.536 unit.
Peringkat keenam ditempati BMW dengan 1.493 unit, disusul Denza di posisi ketujuh dengan 1.200 unit.
Pendatang baru iCaur berada di posisi kedelapan dengan 879 unit, didorong oleh peluncuran model perdananya, 03, pada September 2025. Model kedua, V23, direncanakan meluncur pada tahun ini.
Sementara itu, merek sport Porsche menempati posisi kesembilan dengan 739 unit, dan Mini melengkapi 10 besar dengan 672 unit.
