Sukses Perkuat Peran ESG, Indosat Raih Empat Penghargaan ESG Initiative Awards 2025
JAKARTA, sustainlifetoday.com – PT Indosat Tbk menegaskan komitmennya dalam meningkatkan keberlanjutan bisnis melalui raihan empat penghargaan pada ESG Initiative Awards 2025 yang diselenggarakan oleh SustainLife Today di Ballroom Hotel Mega Anggrek, Jakarta, Jumat (28/11). Capaian ini memperkuat peran Indosat sebagai perusahaan yang terus mengintegrasikan prinsip ESG dalam transformasi, inovasi, serta operasional bisnisnya di tengah dinamika industri telekomunikasi yang semakin kompetitif.
Dalam ajang yang menjadi barometer penerapan ESG di tingkat nasional tersebut, Indosat berhasil membawa pulang empat kategori strategis, yaitu Best Employee Wellbeing & Development Strategy dengan predikat Silver, Best Community Empowerment Initiative dengan predikat Gold, Best ESG Women Leader yang diraih oleh Chief Legal & Regulatory Officer PT Indosat Tbk, Reski Damayanti dengan predikat Diamond, serta Best Chief Human Capital yang diraih Director & Chief Human Resources Officer PT Indosat Tbk, Irsyad Sahroni dengan predikat Gold.
Keempat penghargaan tersebut menegaskan komitmen Indosat dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif, membangun program pemberdayaan komunitas yang berdampak luas, sekaligus memperkuat struktur kepemimpinan berkelanjutan melalui peningkatan kapasitas talenta serta penguatan peran perempuan di tingkat strategis. Secara keseluruhan, raihan tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam menempatkan aspek manusia, komunitas, dan tata kelola sebagai fondasi transformasi bisnis jangka panjang.
Indosat juga dinilai berhasil merancang berbagai inisiatif pengembangan SDM yang mencakup pelatihan digital, penguatan kompetensi organisasi, hingga penciptaan kultur kerja yang lebih adaptif dan inklusif. Di sisi sosial, program pemberdayaan komunitas Indosat terus berkembang melalui inisiatif literasi digital, inovasi sosial, hingga program kolaboratif yang menyasar masyarakat di berbagai daerah di Indonesia.
Sebagai informasi, ESG Initiative Awards 2025 mengangkat tema “Transforming Risk into Opportunity Through ESG Strategy”.
Acara ini dihadiri para pimpinan BUMN, perusahaan nasional, lembaga keuangan, regulator, akademisi, praktisi keberlanjutan, serta perwakilan media. Kehadiran para pemangku kepentingan dari berbagai sektor menunjukkan semakin meningkatnya kesadaran dan komitmen terhadap penerapan ESG sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang.
Baca Juga:
- ESG Initiative Awards 2025 Resmi Digelar, Dorong Transformasi Keberlanjutan di Dunia Usaha Indonesia
- Spesies Nyamuk Malaria Diprediksi Meluas Akibat Pemanasan Global
- ECOTON: Mikroplastik dari Sampah Pakaian Cemari Sungai dan Ganggu Ekosistem
Ketua Penyelenggara ESG Initiative Awards 2025, Farhan Syah, dalam pernyataan persnya menegaskan bahwa ESG kini memegang peran penting dalam menghadapi dinamika bisnis modern.
“ESG bukan lagi sekadar pemenuhan regulasi atau tren global, tetapi menjadi fondasi ketahanan dan daya saing perusahaan,” ujar Farhan.
Ia menjelaskan bahwa tahun ini para peserta menunjukkan berbagai inisiatif yang tidak hanya inovatif, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap lingkungan, masyarakat, dan tata kelola perusahaan.
“Melalui ESG Initiative Awards 2025, kami ingin mendorong perusahaan agar mampu mengubah tantangan lingkungan, sosial, dan tata kelola menjadi peluang strategis yang menciptakan dampak positif, baik bagi bisnis maupun masyarakat,” tambahnya.
Proses penjurian ESG Initiative Awards 2025 dilakukan secara independen oleh dewan juri yang terdiri atas delapan pakar keberlanjutan, yaitu Herry Ginanjar, S Herry Putranto, S Suripno, Ir Subkhan, Ari Tjahjanto, Hasanuddin, Dewi Hanggraeni, dan Haryono Soeparno. Para juri memberikan penilaian berdasarkan evaluasi komprehensif yang mencakup aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola, memastikan proses penjurian berlangsung kredibel, objektif, dan berintegritas.
ESG Initiative Awards diharapkan dapat memperkuat ekosistem keberlanjutan nasional melalui pengembangan pemikiran, inovasi, dan implementasi strategis yang relevan dengan kebutuhan industri di Indonesia.
