Viral di Medsos, BGN Buka Suara Soal Pengadaan Motor Listrik untuk Program MBG
JAKARTA, sustainlifetoday.com — Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyatakan realisasi pengadaan sepeda motor listrik untuk operasional program pemerintah telah mencapai lebih dari 21 ribu unit.
Pernyataan tersebut disampaikan untuk menanggapi video yang beredar di media sosial yang menampilkan sejumlah sepeda motor berlogo BGN dan memicu berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Dadan sekaligus mengklarifikasi informasi yang menyebutkan jumlah pengadaan mencapai 70 ribu unit. Ia menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar.
“Informasi 70 ribu unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan di tahun 2025,” ucap Dadan dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (7/4).
Ia menjelaskan bahwa pengadaan motor listrik tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 dan ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
“Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional kepala SPPG,” ujar
BACA JUGA
- Pemkab Bogor Uji Coba Bus Listrik Gratis, Jadi Langkah Awal Transum Ramah Lingkungan
- Pertamina NRE Gandeng USGBC Perkuat Ekosistem Bioetanol dan Transisi Energi Indonesia
- Harga Plastik Meroket Imbas Konflik AS-Iran, Ini Dampak Positifnya bagi Lingkungan
Dadan memastikan bahwa kendaraan tersebut hingga saat ini belum didistribusikan. Menurutnya, unit yang telah tersedia masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan.
“Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, proses realisasi pengadaan dilakukan secara bertahap sejak Desember 2025.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta memahami bahwa pengadaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kelancaran pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia.
Sebelumnya, konten yang beredar di media sosial menunjukkan motor listrik berlogo BGN dalam kondisi masih terbungkus plastik. Namun, kebenaran informasi tersebut belum dapat dipastikan, sehingga masyarakat diminta tidak langsung menyebarluaskan informasi yang belum terkonfirmasi.
