PIS Sukses Pangkas Emisi Ratusan Ribu Ton CO2e Sepanjang 2025
Jakarta, sustainlifetoday.com — PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatat penurunan emisi karbon sebesar 116.761 ton setara karbon dioksida (CO2e) sepanjang 2025. Capaian ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi nasional melalui penguatan praktik keberlanjutan di sektor maritim.
Penurunan emisi tersebut berasal dari berbagai inisiatif efisiensi energi serta modernisasi teknologi kapal yang diterapkan pada armada PIS. Armada tanker Pertamina Prime menjadi kontributor terbesar dengan penurunan emisi sebesar 37.596 ton CO2e, disusul Pertamina Pride sebesar 24.969 ton CO2e, dan Pertamina Halmahera sebesar 15.407 ton CO2e.
Upaya efisiensi dilakukan melalui pengaturan kecepatan kapal yang dinilai mampu menekan konsumsi bahan bakar tanpa mengganggu keandalan distribusi energi nasional.
Pjs. Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menegaskan transformasi industri maritim menjadi fokus perusahaan dalam mendukung pelayaran berkelanjutan.
“PIS berkomitmen menjaga keseimbangan energi dengan transformasi industri maritim menuju pelayaran hijau yang berkelanjutan,” ujar Vega dikutip, Kamis (29/1).
Penguatan Blue Carbon dan Konservasi Laut
Selain pengurangan emisi, PIS juga menjalankan program pelestarian ekosistem laut melalui inisiatif blue carbon restoration. Sepanjang 2025, perusahaan menanam 38.000 pohon mangrove, 3.200 lamun, serta 2.635 fragmen terumbu karang di sejumlah wilayah pesisir.
Di sektor konservasi biota laut, PIS melakukan penandaan empat ekor hiu paus di perairan Kepulauan Derawan. Dalam dua tahun terakhir, total tujuh ekor hiu paus telah ditandai dan 207 individu dipantau pergerakannya.
BACA JUGA:
- Kemensos Aktifkan Kembali Penerima Bansos Terindikasi Judol, Kok Bisa?
- Kasus Bullying Jadi Sorotan, Kemen PPPA Perkuat Sekolah Ramah Anak
- BMKG: Cuaca Ekstrem Berpotensi Berlanjut hingga Awal Februari 2026
Pemberdayaan SDM dan Masyarakat Pesisir
Pada aspek sosial, PIS memperkuat budaya kerja yang aman dan inklusif melalui komunitas PERTIWI (Perempuan Pertamina Tangguh Inspiratif Wibawa Integritas). Program ini ditujukan untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam posisi kepemimpinan hingga 30 persen pada 2034.
Pengembangan kapasitas sumber daya manusia juga dilakukan melalui program kepemimpinan Next Wave, Navigator, serta edukasi keberlanjutan AcademySEA guna menyiapkan talenta maritim berdaya saing global.
Di tingkat masyarakat, PIS menjalankan program OceanLiteraSEA untuk meningkatkan literasi maritim anak-anak pesisir serta Desa Energi Berdikari yang sejak 2024 mendorong kemandirian energi dan ekonomi di tiga daerah terpencil.
Melalui program BerSEAnergi untuk Laut, PIS berkolaborasi dengan Yayasan Dokter Peduli (doctorSHARE) menghadirkan layanan kesehatan terapung Rumah Sakit Kapal Nusa Waluya II di Waigeo Utara, Raja Ampat, Papua Barat Daya. Selama empat bulan pelaksanaan, layanan ini menjangkau 4.099 pasien.
Komitmen keberlanjutan juga diwujudkan melalui Uniform Recycling Program. Sepanjang 2025, sebanyak 116 karyawan PIS mengumpulkan 668 seragam bekas yang berkontribusi mengurangi emisi karbon hingga 407 kilogram CO2e.
