Indonesia Pinjamkan Komodo ke Jepang untuk Program Pembiakan, Edukasi & Konservasi
JAKARTA, sustainlifetoday.com — Indonesia bakal meminjamkan sepasang komodo ke Jepang untuk program pembiakan, sebagai bagian dari kerja sama konservasi dan diplomasi lingkungan. Sebagai imbalannya, Jepang akan mengirimkan satwa eksotis populer, termasuk jerapah dan panda merah, ke Indonesia.
Kesepakatan ini dihasilkan melalui Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Kehutanan RI dan Pemerintah Prefektur Shizuoka, Jepang, yang ditandatangani oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan Gubernur Prefektur Shizuoka Yasutomo Suzuki.
“Kerja sama ini bukan sekadar pertukaran satwa, melainkan bagian dari Diplomasi Hijau (Green Diplomacy) komitmen jangka panjang Indonesia dalam menjaga warisan biodiversitas dunia,” kata Raja Juli dalam keterangan resminya dikutip pada Selasa (31/3).
Program breeding loan ini juga bertujuan memperkuat edukasi publik dan meningkatkan kesadaran internasional terkait konservasi. Langkah teknis, seperti pemeliharaan, transportasi, dan pengawasan satwa, akan diatur melalui perjanjian implementasi antara lembaga konservasi di Indonesia dan Prefektur Shizuoka, yaitu iZoo dan Kebun Binatang Surabaya.
Kemenhut menegaskan seluruh pelaksanaan program akan dilakukan dengan hati-hati, transparan, dan sesuai standar nasional maupun internasional.
BACA JUGA
- Harga Minyak Melonjak 50% dalam Sebulan Sejak Perang AS dengan Iran
- 90 Ribu Desa Bisa Jadi Basis PLTS, Tanah 1 Hektare Per Megawatt Dinilai Tersedia
- Dorong Transisi Energi, Pertamina Gaungkan Budaya Hemat Energi
“Melalui kemitraan ini, Indonesia kembali menunjukkan peran aktifnya dalam kepemimpinan global di bidang konservasi keanekaragaman hayati, sekaligus memperkuat diplomasi lingkungan sebagai bagian dari kontribusi terhadap keberlanjutan alam di tingkat nasional dan global,” lanjut Raja Juli.
Stasiun TV Shizuoka melaporkan bahwa kedua komodo tersebut akan tiba di Jepang paling cepat pada Juni 2026, setelah perjanjian antar-kebun binatang Indonesia dan Jepang ditandatangani.
Penandatanganan MoU ini menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan Indonesia-Jepang dalam rangka kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang, termasuk pertemuan dengan Kaisar Naruhito dan Perdana Menteri Sanae Takaichi.
