Forbes Rilis 10 Negara Terindah Dunia, Indonesia Posisi Teratas Berkat Keanekaragaman Alam
Jakarta, sustainlifetoday.com — Laporan terbaru dari Forbes menempatkan sejumlah negara sebagai destinasi terindah di dunia bagi pencinta alam dan perjalanan. Penilaian ini mempertimbangkan keberagaman lanskap alam, mulai dari pantai tropis, pegunungan, hutan hujan, hingga formasi alam unik yang menjadi daya tarik wisata global.
Hasil pemeringkatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keindahan alam masih menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata dunia, khususnya di tengah meningkatnya minat terhadap wisata berbasis alam dan keberlanjutan.
Indonesia menempati posisi teratas sebagai negara terindah versi Forbes. Kekayaan alam Indonesia dinilai unggul berkat lebih dari 17.000 pulau, garis pantai terpanjang kedua di dunia, terumbu karang yang kaya, termasuk di kawasan Bali, serta hutan tropis lebat di Sumatra dan Kalimantan. Keberadaan Taman Nasional Komodo yang berstatus Situs Warisan Dunia UNESCO turut memperkuat posisi Indonesia dalam daftar tersebut.
Baca Juga:
- Refleksi Isra Mikraj, Menteri Lingkungan Hidup Ingatkan Amanah Menjaga Bumi dan Alam
- Picu Banjir Sumatra, KLH Gugat Enam Perusahaan Rp4,8 Triliun atas Kerusakan Lingkungan
- KPAI: Lebih dari 2.000 Kasus Pelanggaran Hak Anak Terjadi Sepanjang 2025
Di posisi kedua, Selandia Baru dikenal dengan lanskap alamnya yang dramatis, mulai dari pegunungan tinggi, danau jernih, hingga gletser dan padang rumput luas. Keindahan alamnya kerap menjadi latar film internasional dan magnet wisata petualangan.
Kolombia menempati peringkat ketiga dengan keanekaragaman ekosistem yang mencakup pantai Samudra Pasifik dan Laut Karibia, hutan Amazon, serta pegunungan Andes. Sementara itu, Tanzania dan Kenya dikenal luas lewat savana, taman nasional kaya satwa liar, serta bentang alam ikonis yang menjadikan keduanya destinasi safari kelas dunia.
Daftar ini juga menyoroti negara-negara dengan perpaduan kuat antara keindahan alam dan warisan budaya, seperti Meksiko, India, dan Prancis. Ketiganya menawarkan lanskap alam beragam yang berpadu dengan jejak peradaban dan budaya yang kaya.
Sementara itu, Papua Nugini dan Komoro dikenal dengan alam yang relatif masih alami, mulai dari hutan tropis, pegunungan terjal, hingga pantai eksotis yang menawarkan ketenangan.
